Breaking News:

Sopir Angkot Binjai-Medan Mogok Massal di Jalanan

Tidak terima ada saingan baru, puluhan sopir angkutan trayek Binjai-Medan menggelar aksi mogok massal.

Tribun-Medan.com/Dedy Kurniawan
Puluhan sopir angkot memilih memarkirkan armadanya di persimpangan jalan Medan-Binjai simpang Jalan Megawati, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Rabu (27/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Tidak terima ada saingan baru, puluhan sopir angkutan trayek Binjai-Medan menggelar aksi mogok massal.

Puluhan sopir angkot memilih memarkirkan armadanya di persimpangan jalan Medan-Binjai simpang Jalan Megawati, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Rabu (27/1/2021).

Sopir angkot yang biasa mengais rezeki puluhan tahun di trayek Medan-Binjai merasa dirugikan dengan beroperasinya angkutan kota Rahayu Medan Center (RMC) P120 lintas Lubuk Pakam-Binjai.

Seorang sopir, Rahmad mengatakan aksi mereka ini sebagai bentuk solidaritas dan kekecewaan. Mereka tidak terima angkutan umum RMC mengambil penumpang di wilayah Kota Binjai.

"Selama ini sudah ada kami di sini. Jadi kami tidak terima masuknya angkutan kota yang baru di wilayah ini. Sebab mereka memiliki trayek perjalan jauh, tapi masih mengambil sewa di wilayah Binjai," tukas Rahmad.

Sopir angkot Medan-Binjai mengancam akan melakukan aksi mogok berkelanjutan jika protes mereka tidak digubris. Mereka akan kembali beroperasi jika angkutan kota Rahayu Medan Center (RMC) P120 lintas Lubuk Pakam-Binjai berhenti beroperasi di wilayah Binjai.

"Kami akan terus mogok beroperasi, aksi mogok akan kami buat sampai angkutan itu tidak beroperasi di Binjai lagi dan tidak mengambil penampang di wilayah Binjai," ungkap sopir angkot Medan-Binjai.

Sebagai tindak lanjut protes, puluhan sopir ncananya angkot Medan-Binjai akan mendatangi Dinas Perhubungan Binjai. Mereka akan memastikan terkait izin resmi beroperasi angkutan kota Rahayu Medan Center (RMC) P120 lintas Lubuk Pakam-Binjai.

"Kami akan tanya izin mereka ke Dishub Binjai. Mereka itu izinnya seperti apa, ada secara resmi atau tidak. Jika ada, kita minta agar izin melintas di Kota Binjai secepatnya dicabut," pungkasnya.

Aksi puluhan sopir angkot ini terlihat dipantau aparat Satlantas Polres Binjai. Mereka membubarkankan diri setelah menyampaikan unjum rasa mereka secara damai.

Kasat Lantas Polres Binjai, AKP Djoko Lelono diwawancarai terlihat aksi para sopir angkot mogok di jalanan mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan pendekatan persuasif kepada pengunjuk rasa. Dia menyarankan agar sopir angkot trayek Medan-Binjai menyampaikan unjuk rasa secara struktural dan resmi ke pihak Dinas Perhubungan.

"Tadi saya sudah menemui mereka yang aksi mogok, tadi lalulintas tetap aman dan lancar karena mereka ditepikan ke pinggir jalan. Saya bilang ke mereka agar kalau mau protes sampaikan melalui ketua organisasi mereka atau perhimpunan mereka kan ada itu, jangan lah seperti mogok liar begitu, mereka juga yang rugi," kata Kasat Lantas.

Hingga berita ini diterbitkan, Kadis Perhubungan Binjai, Syahril dikonfirmasi soal perizinan antar trayek angkutan umum ini belum bisa ditemui. Beberapa kali nomor kontaknya dihubungi dan dilayangkan pesan belum memberi jawaban.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved