Breaking News:

Update Covid19 Sumut 30 Januari 2021

BREAKING NEWS: Vaksin Kedua Forkopimda Sumut Berjalan 28 Januari, Vaksinasi Nakes Selesai Februari

Vaksinasi kedua untuk para pimpinan Forkopimda itu tidak dilaksanakan serentak. Namun, disesuaikan dengan waktu mereka masing-masing.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Tribun-Medan.com/Mustaqim Indra Jaya
KADIS Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan (kiri) saat menjadi pembicara dalam acara Ngopi Sore di Studio Harian Tribun Medan, Jumat (8/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Usai mendapat suntikan Vaksin Sinovac pertama kali pada 15 Januari 2021 lalu, selanjutnya mulai 28 Januari ini Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi beserta pimpinan Forkopimda Sumut akan menjalani vaksinasi Covid-19 kedua.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi kedua untuk para pimpinan Forkopimda itu tidak dilaksanakan serentak. Namun, disesuaikan dengan waktu mereka masing-masing.

Hanya saja jarak antara penyuntikan vaksin kedua mulai bisa dilakukan pada kurun waktu 14-28 hari setelah vaksinasi pertama.

"Jarak vaksin pertama dengan yang kedua itu 14 hari, maksimal 28 hari. Kalau saya sudah, kalau pak gubernur dan pimpinan-pimpinan disesuaikan waktunya," kata Alwi, Sabtu (30/1/2021).

Lanjut Alwi, penyuntikan Vaksin Sinovac kedua kalinya ini tidak dilakukan secara serentak di suatu tempat. Tetapi tim vaksinator yang mendatangi pimpinan Forkopimda Sumut.

"Kemarin itu kan launching, sekalian sosialisasi ke masyarakat, bahwa Gubernur, Kapolda dan pimpinan lainnya juga divaksin. Kalau kedua kali ini tidak, tapi sudah berjalan," jelasnya.

Alwi pun memastikan bahwa vaksinasi untuk semua tenaga kesehatan (nakes) di seluruh kabupaten dan kota di Sumut akan selesai pada akhir Februari 2021.

Selanjutnya pada Maret 2021 mendatang, penyuntikan vaksin diprioritaskan bagi personel TNI/Polri, ASN dan pelaku berisiko tinggi lainnya.

"Tahap pertama ini nakes. Januari-Februari ini nakes kita tuntas divaksin. Setelah itu kelompok berisiko tinggi, TNI dan Polri, ASN dan kelompok lainnya seperti perbankan, pelaku pasar, pelaku ekonomi serta orang-orang berusia 60 tahun ke atas, bahkan wartawan. Jadwalnya bulan Maret," katanya.

Diketahui, Vaksinasi Covid-19 di Sumut pertama kali dilakulan pada 15 Januari 2021 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman.

Ketik itu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menjadi orang pertama di Sumut yang mendapat suntikan Vaksin Sinovac, disusul Kapolda Irjen Pol Martuani Sormin, Kajati Sumut Ida Bagus Nyoman Wiswantanu dan beberapa pimpinan serta tokoh lainnya.(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved