Breaking News:

Kerajaan Arab Saudi Perpanjang Penutupan Perjalanan Udara, Darat, dan Laut hingga 17 Mei 2021

Pemerintah Arab Saudi memperpanjang periode pembatasan perjalanan internasional bagi warganya.

AP/STR
Ratusan jemaah Muslim mengelilingi Kabah, bangunan berbentuk kubus di Masjid Al Haram, sembari menerapkan jaga jarak sosial untuk melindungi diri dari virus corona, di kota suci Muslim di Mekkah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli, 2020. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pemerintah Arab Saudi memperpanjang periode pembatasan perjalanan internasional bagi warganya.

Selain itu, Pemerintah Arab Saudi juga menggeser tanggal pembukaan kembali perbatasan Kerajaan dari 31 Maret 2021 menjadi 17 Mei 2021 karena penundaan pengiriman vaksin Covid-19.

Dengan demikian, perjalanan udara, darat, dan laut baru bisa dilakukan setelah 17 Mei 2021.

Akan tetapi, ketentuan ini tidak berpengaruh pada perjalanan umrah, yang masih mengikuti ketentuan pada 3 Januari 2021.

PENERBANGAN Ditutup, Nasib WNI di Arab Saudi tak Bisa Pulang ke Tanah Air, Gegara Varian Baru Corona. Foto Dok. Bandara Riyadh Arab Saudi
PENERBANGAN Ditutup, Nasib WNI di Arab Saudi tak Bisa Pulang ke Tanah Air, Gegara Varian Baru Corona. Foto Dok. Bandara Riyadh Arab Saudi (supplied)

Dilansir Arab News, Jumat (29/1/2021), keputusan itu diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri pada Jumat (29/1/2021). Langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian Arab Saudi.

Keputusan terbaru didasarkan pada pernyataan menteri kesehatan Saudi yang mengungkapkan bahwa produsen vaksin Covid-19 telah gagal memenuhi tenggat waktu untuk pengiriman batch sesuai kontrak.

Gelombang kedua dari virus yang menyebar dengan cepat ke seluruh dunia itu juga memengaruhi langkah tersebut.

Sebelum mencabut pembatasan perjalanan untuk Saudi dan membuka kembali perbatasan, Kerajaan ingin menginokulasi sebagian besar penduduk dari virus untuk menjaga tingkat infeksi seminimal mungkin.

Awalnya akan dibuka pada akhir Maret

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi berencana membuka titik masuk darat, laut, dan udara negara itu pada akhir Maret, lantaran kasus Covid-19 di sana telah mengalami penurunan.

Pada 8 Januari 2021, mereka juga telah menetapkan 31 Maret sebagai tanggal untuk mencabut penangguhan penerbangan internasional. Tapi rencana itu terpaksa diundur.

Halaman
12
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved