Breaking News:

Update Covid19 Sumut 30 Januari 2021

Target Penyuntikan Vaksin Covid-19 Tahap Pertama di Medan Ditarget Selesai Januari 2021

Proses pemberian vaksin Sinovac yang dimulai sejak 18 Januari 2021 itu, dilakukan di 40 rumah sakit dan 41 Puskesmas di Kota Medan.

Tribun Medan/Rechtin
PROSES penyuntikan vaksin Covid-19 bagi tenaga kesehatan di Puskesmas PB Selayang II, Senin (25/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perkembangan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada para tenaga kesehatan (nakes) di Kota Medan telah mencapai 40 persen dari total jumlah nakes di Kota Medan.

Proses pemberian vaksin Sinovac yang dimulai sejak 18 Januari 2021 itu, dilakukan di 40 rumah sakit dan 41 Puskesmas di Kota Medan.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Medan mengatakan target vaksinasi tahap pertama untuk 10.000 tenaga kesehatan akan selesai pada Januari 2021.

"Intinya dalam minggu ini kita kejar agar bisa selesai untuk yang tahap pertama ini," ujarnya.

Dikatakannya, Kota Medan menerima vaksin Covid-19 dengan total 42 ribu vial vaksin.

Jumlah tersebut dianggap mencukupi untuk vaksinasi tenaga kesehatan di Kota Medan yang berkisar 21 ribu orang.

"Dari kali keempat vaksin Covid-19 sampai ke Sumut, Medan dipastikan mendapatkan 42 ribu vial. Dan perhitungan kita ini mencukupi untuk seluruh tenaga kesehatan yang ada di Kota Medan," tambahnya.

Mardohar mengatakan, pada pelaksanaannya, terdapat kendala sehingga target penyelesaian vaksinasi tidak selalu bisa berjalan sesuai target.

Seperti gangguan jaringan sehingga tiket elektronik tenaga kesehatan tidak bisa diproses, ataupun tenaga kesehatan yang tidak bisa divaksin karena tidak lolo saat proses skrining.

"Kita kan enggak bisa bilang serta merta dia siap begitu saja. Kan prosesnya ada, dalam pelaksanaan itu ada saja pasti kendalanya. Seperti tenaga kesehatan yang penyintas, atau website nya ada gangguan," katanya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya sudah melakukan rapat pembahasan agar teknis pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga kesehatan bisa berjalan efektif.

"Makanya ke depan kita sudah siasati supaya bisa lebih efektif. Yakni dengan penyuntikan vaksinasi dengan bukti NIK yang dimiliki, jadi verifikasi nya nanti di meja skrining. Sementara data di web kita akan sesuaikan setelah penyuntikan," pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved