Breaking News:

41 Mahasiswa Terima KIP Kuliah, Mikroskil Hadirkan Sofyan Tan Berikan Motivasi Raih Prestasi

kegiatan ramah tamah dengan mengundang Sofyan Tan ini sebagai wujud bentuk kepedulian peran pemerintah dalam menyediakan beasiswa baik PTN atau PTS.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
MAHASISWA dan fungsionaris STMIK STIE berfoto bersama Sofyan Tan usai melakukan kegiatan ramah tamah bersama mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah di STMIK STIE Mikroskil, Senin (1/2/2021). 

Tribun-Medan.com, Medan - STMIK STIE Mikroskil Medan menyelenggarakan Ramah Tamah Mahasiswa Penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Jalur Aspirasi bersama dr. Sofyan Tan di Aula Mikroskil, Senin (1/2/2021).

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua STMIK Mikroskil, Dr. Pahala Sirait, S.T., M.Kom, Ketua STIE Mikroskil, Ir. Mbayak Ginting, S.Kom., M.M, para orang tua dan mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah.

Ketua STMIK, Pahala Sirait mengungkapkan, kegiatan ramah tamah dengan mengundang Sofyan Tan ini sebagai bentuk wujud  kepedulian peran pemerintah dalam menyediakan beasiswa baik PTN ataupun PTS melalui jalur KIP kuliah.

"Tentunya dari sisi pemerintah atau dari sisi pengawasan sangat penting kehadiran bapak Sofyan Tan, apakah pelaksanaan kebijakan mengenai KIP Kuliah itu benar terlaksana sampai pihak kampus khusus untuk tahun angkatan 2020 saja. Di sini kita mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Sofyan Tan tentunya yang sudah juga berusaha membantu pihak masyarakat dan Mikroskil untuk mewujudkan pelaksanaan penerimaan beasiswa ini," ungkap Pahala.

Dalam beberapa menit di atas panggung, Sofyan Tan membagikan kisah inspiratif dan semangat untuk meraih pendidikan dengan bantuan yang sudah diberikan oleh pemerintah. 

"Mikroskil ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Mikroskil merupakan sekolah tinggi yang memiliki kesungguhan dalam penerapan pendidikan vokasi atau keterampilan," ujar Sofyan Tan.

Dalam acara tersebut juga hadir orang tua siswa yang turut mengucapkan rasa syukur pihak kampus telah membantu memberikan keringanan dengan adanya bantuan KIP Kuliah.

STMIK STIE Mikroskil memberikan bantuan KIP Kuliah sebesar Rp 2,4 juta kepada 41 mahasiswa yang dinilai memiliki prestasi yang baik dan memiliki latar belakang mahasiswa kesulitan ekonomi.

Maka dari itu, Pahala menuturkan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dengan membentuk tim agar dapat menyeleksi mahasiswa yang benar membutuhkan.

"Proses seleksinya itu pertama Mikroskil bersama bapak Sofyan Tan membentuk tim, untuk mendapatkan masukan masukan dari masyarakat. Di sini lebih difokuskan pada lulusan SLTA yang mungkin secara ekonomi kurang mampu tetapi secara prestasi akademik bisa mengikuti perkuliahan dengan baik," kata Pahala.

"Jadi dalam proses seleksi ini tentunya kita menggunakan nilai-nilai dia waktu SMA tetapi untuk memastikan penerima beasiswa ini kekurangan secara ekonomi tentu kita membentuk tim untuk turun ke lapangan didampingi dengan surat keterangan kurang mampu dari pihak Kelurahan," lanjut Pahala.

Biaya uang kuliah di STMIK STIE Mikroskil dalam setahun sebesar Rp 12 juta untuk dua semester. Dengan bantuan pemerintah sebesar Rp 4,8 juta per tahun ini, artinya sekitar Rp 7 jutaan uang kuliah ditanggung oleh Mikroskil.

"Kami dari pengelola STMIK STIE Mikroskil tentu mengharapkan dengan sangat tegas bahwa pemberian beasiswa ini bukan pemberian cuma-cuma, tetapi kami mengharapkan mereka betul-betul menunjukkan kualitas diri dalam hal pendidikannya, aktif di dalam mengikuti proses-proses perkuliahan dan agenda penting yang berkaitan dengan pengembangan diri. Kita harapkan pada waktunya nanti mereka bisa menamatkan diri dengan menjadi sarjana2 yang berkualitas yang diharapkan masyarakat, maupun tentunya pemerintah," pungkasnya.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved