Breaking News:

Bantah Polsek Tanjungmorawa Peras Warga, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi: Ini Kasus Pencurian

 “Saat ini berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejari Deliserdang, penyidik menunggu proses P-21 dan pelimpahan tersangka serta barang bukti,” katanya.

Penulis: Satia | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/Ist
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, ditemui di Mapolda, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Minggu (10/1/2021). 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi membantah adanya oknum Polsek Tanjungmorawa memeras Siti Nuraisyah, terduga mencuri ponsel di Mall Suzuya Tanjungmorawa.

Menurut keterangan Siti, dirinya bersama suami menunggu pemilik ponsel hingga larut malam di mall.

Akan tetapi, kata Hadi berdasarkan keterangan dari pihak Mall, bahwa bagian informasi sudah beberapa kali memberitahu melalui bagian informasi.

Akan tetapi, setelah diberitahukan berulangkali Siti dan suami tidak kunjung mendatangi bagian informasi.

"Jadi, tidak benar kalau pasangan suami istri itu menunggu hingga larut malam agar pemilik ponsel datang menemui untuk mengambil kembali barang miliknya. Sedangkan keterangan Pihak Mall Sujuya telah mengumumkan beberapa kali kalau ada orang yang kehilangan handphone," kata dia, Senin (1/2/2021).

Saat ini, kata Hadi kasus pencurian ponsel ini masih terus terus berlanjut, berkas juga sudah dilimpahkan ke Kejari Deliserdang untuk secepatnya disidangkan di Pengadilan Negeri Lubukpakam. 

 “Saat ini berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejari Deliserdang, penyidik menunggu proses P-21 dan pelimpahan tersangka serta barang bukti,” katanya.

Dari hasil penyelidikan, Hadi mengungkapkan setelah mengambil handphone milik korban berselang hanya empat menit pasangan suami istri langsung meninggalkan Mall Suzuya.

Hal ini dibuktikan berdasarkan rekaman CCTV yang berada di dalam Mall Suzuya.

Hadi juga membantah kalau dalam kasus pencurian handphone ini Polsek Tanjungmorawa tidak meminta uang kepada pelaku untuk proses perdamaian.

“Tidak benar kalau penyidik meminta uang kepada pelaku untuk proses perdamaian. Bahkan, penyidik telah menangguhkan penahanan terhadap pasangan suami istri yang melakukan pencurian handphone tersebut,” ujarnya.

(Wen/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved