Breaking News:

KPUD Karo Akan Jalani Sidang di MK Rabu Mendatang

Sengketa Pilkada Karo 2020 masih bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK). KPUD Karo dijadwalkan akan mengikuti sidang lanjutan yang pada Rabu mendatang

Nasrul / Tribun Medan
Ketua KPUD Karo Gemar Tarigan ST, saat ditemui di Kantor KPUD Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Sengketa Pilkada Karo 2020 masih bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Diketahui, pada Rabu (27/1/2021) kemarin pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo dan dua Pasangan Calon (Paslon) yang mengajukan gugatan, telah menjalani sidang perdana.

Saat ditanya mengenai hasil dari sidang kemarin, Ketua KPUD Karo Gemar Tarigan ST mengaku belum dapat memberikan keterangan mengenai hasil utuh.

Ia mengungkapkan, pada sidang awal kemarin hanya berisikan agenda pemeriksaan berkas gugatan dan penyampaian dari penggugat mengenai keberatannya.

"Kalau hasilnya belum bisa kita ketahui, karena kemarin masi sidang mendengarkan keterangan dari tim penggugat. Seperti materi keberatan apa saja yang diajukan oleh penggugat," ujar Gemar, Senin (1/2/2021).

Gemar menjelaskan, pihaknya dijadwalkan akan mengikuti sidang lanjutan yang akan digelar pada Rabu (3/2/2021) mendatang. Dirinya menyebutkan, sidang kedua ini berisikan agenda jawaban dari pihak tergugat atau KPUD Karo.

"Ini saya juga masih di Jakarta, menunggu sidang lanjutan Rabu ini. Sidang yang pertama kemarin kan agendanya dari penggugat, nanti yang hari Rabu itu jawaban dari kita," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, pada sidang yang akan datang dengan agenda jawaban dari pihak KPUD Karo ini, ia mengaku telah siap untuk mengikuti sidang. Dirinya mengatakan, selain mempersiapkan jawaban dari gugatan yang dilayangkan oleh dua Paslon, pihaknya juga turut membawa alat bukti.

"Rabu nanti lah sesi jawaban kita, kita sudah siap dengan jawaban dan alat bukti yang telah kita bawa," ucapnya.

Ketika ditanya seputar alat bukti yang dibawanya ke Jakarta, dirinya mengatakan jika semua alat bukti ini merupakan salinan dari berkas kebutuhan pada saat pemungutan suara kemarin. Dikatakan Gemar, sebelum berangkat ke Jakarta pihaknya sudah mempersiapkan alat bukti yang sebelumnya telah disimpan rapih di dalam kotak suara.

"Jadi semua berkas gugatan yang disampaikan oleh Paslon, itu sudah dikemas di kotak suara. Jadi kita salin dulu, baru kita bawa ke Jakarta. Karena memang enggak boleh berkas yang asli dibawa dari kantor KPU," katanya.

Ketika ditanya apakah pihaknya sudah yakin mengikuti persidangan mendatang, dirinya mengaku jika pihaknya cukup siap untuk menjalani sidang gugatan ini. Terlebih, Gemar mengaku pihaknya telah memiliki jawaban dan alat bukti yang cukup untuk menjawab semua gugatan dari kedua Paslon tersebut.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved