Takut Diusir dari Rumah, Wanita ini Sembunyikan Mayat Ibunya di Kulkas selama 10 Tahun

Seorang wanita Jepang dilaporkan menyimpan jenazah ibunya yang sudah meninggal di dalam kulkas selama sepuluh tahun

NET
Ilustrasi. (NET) 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita Jepang dilaporkan menyimpan jenazah ibunya yang sudah meninggal di dalam kulkas selama sepuluh tahun karena takut dia akan diusir ketika tubuhnya ditemukan.

Yumi Yoshino (48) mengatakan dia menemukan ibunya tewas dan menyembunyikan tubuhnya karena dia tidak ingin pindah dari rumah yang mereka tinggali di Tokyo.

Sang ibu, diperkirakan berusia sekitar 60 tahun ketika dia meninggal di apartemen sewa di kompleks perumahan kota, menurut Kyodo News.

Yoshino terpaksa meninggalkan apartemen pada pertengahan Januari setelah tak sanggup membayar uang sewa.

Baca juga: Orang Dekat Jokowi Ingin Kudeta AHY untuk Nyapres 2024? Menyasar Politisi Pemain Lama

Setelah itu, seorang pembersih membereskan unit apartemen yang pernah disewa Yoshino, lalu menemukan mayat tersembunyi di lemari es.

Polisi mengatakan tidak ada luka yang terlihat di tubuh yang membeku itu.

Pihak berwenang tidak dapat menentukan waktu dan penyebab kematian wanita tersebut.

Yoshino ditangkap di sebuah hotel di kota Chiba, dekat Tokyo, Jepang, pada hari Jumat.

Sebelumnya di Utah ada kejadian serupa. Ia menemukan mayat suami wanita di lemari esnya.

Baca juga: REKAMAN CCTV Siti Nuraisyah Ambil Hp dari Tumpukan Celana Suzuya, Pengacara: INI JEBAKAN

Dua mayat digali selama pemeriksaan kesejahteraan rutin pada Jeanne Souron-Mathers, 75, yang ditemukan tewas di rumahnya di Utah, lapor Fox 13.

Kemudian, dalam peristiwa yang mengerikan, polisi menemukan mayat kedua di dalam freezer selama penyelidikan mereka Jumat lalu.

Mayat "utuh" yang dibekukan kemudian diidentifikasi sebagai suami wanita yang meninggal itu, Paul Edward Mathers, 69 tahun.

Penyelidik di Tooele memperkirakan bahwa tubuhnya bisa saja ada di sana untuk waktu yang lama, dari 1,5 hingga 11 tahun.

Sersan TCPD Jeremy Hansen berkata: "Saya telah berada di sini selama 13 tahun, dan ini adalah salah satu kasus yang paling aneh."

"Kami belum pernah mengalami yang seperti ini." (sal/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved