Breaking News:

Berkas Enam Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Toba Kayak Marathon Sudah di Pengadilan Tipikor

Keenam tersangka sedang menunggu jadwal sidang di PN Medan dan saat ini berada di Polres Toba sebagai tahanan titipan Kejari Toba.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
KASI Intel Kejari Toba Samosir, Gilbeth Sitindaon. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Berkas enam tersangka dugaan kasus korupsi kegiatan Toba Kayak Marathon di Balige sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Medan.

Keenam tersangka adalah Shanty Saragih (47) sebagai Direktur penyedia barang jasa CV Citra Sopo Utama, Nora Tambunan (31) sebagai Wakil Direktur Citra Sopo Utama selaku penyedia barang jasa, Andhika Lesmana (32) selaku Pejabat Panitia Penerima Hasil Pekerjaan sekaligus merangkap pengurus barang, Siodo Damero Tambun (39) sebagai Ketua PPHP dan Hercules Butarbutar (44), dan Ultri Simangunsong (51) yang pada saat itu sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba.

Dalam proses hukum yang tengah berjalan, Kasi Intel Kejari Toba Samosir Gilbeth Sitindiaon menegaskan, pihaknya telah melimpahkan kasus ini ke pihak Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Medan.

"Saat ini, perkembangan kasus Toba Kayak Marathon yang di Dinas Pariwisata Tahun Anggaran 2017 Kabupaten Toba terhadap perkara tersebut sudah kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Medan pada tanggal kemarin, Senin (1/2/2021)," ujar Kasi Intel Kejari Kabupaten Toba Gilbeth Sitindaon di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Toba pada Selasa (2/2/2021).

Lebih lanjut, ia menguraikan pasal yang disangkakan bagi keenam tersangka di PN Medan.

"Seluruhnya enam tersangka sudah kita limpahkan perkaranya ke Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Medan dengan dakwaan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi  sebagaimana telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang  Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUHPidana," sambung Kasi Intel Kejari Kabupaten Toba Gilbeth Sitindaon.

Keenam tersangka sedang menunggu jadwal sidang di PN Medan dan saat ini berada di Polres Toba sebagai tahanan titipan Kejari Toba.

"Tinggal menunggu hari sidang di Pengadilan Tipikor Medan. Saat ini keenam tersangka itu dititipkan di Polres Toba sampai dikeluarkannya penetapan penahanan dari Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan," lanjut Gilbeth Sitindaon.

Untuk sidang keenam tersangka ini belum dipastikan apakah melalui virtual atau tatap muka secara langsung di PN Medan.

"Saat ini karena pandemi Covid-19, protokol kesehatan masih berjalan dan biasanya sidang berjalan via daring atau virtual tetapi kita lihat penetapan dari PN Medan," lanjut Gilbeth Sitindaon.

"Dari enam tersangka, ada empat yang ASN, satu Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba dan yang tiga lagi adalah staf Dinas Pariwisata," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved