Breaking News:

Update Covid19 Sumut 2 Februari 2021

Dinkes Karo Rencanakan Lakukan Vaksinasi Serentak Kamis Mendatang

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo, berencana akan melakukan proses vaksinasi tahap awal pada Kamis (4/2/2021) mendatang.

NASRUL / TRIBUN MEDAN
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo Drg Irna Safrina Meliala M.kes, saat ditemui di Kantor Dinkes Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Selasa (2/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo, berencana akan melakukan proses vaksinasi tahap awal pada Kamis (4/2/2021) mendatang.

Informasi yang didapat, proses vaksinasi ini akan dilakukan secara serentak mulai dari pemberian kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hingga Tenaga Kesehatan (Nakes). 

Menurut keterangan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo Drg Irna Safrina Meliala M.kes, pada pemberian vaksinasi tahap awal ini memang diutamakan untuk Forkopimda dan Nakes. Dirinya menyebutkan, vakasinasi untuk Forkopimda Karo direncanakan akan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe. 

"Tadi kita sudah rapat untuk persiapan vaksinasi, kita rencanakan hari Kamis ini akan kita launching pemberian vaksin secara serentak. Untuk Forkopimda, kita rencanakan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati," ujar Irna, saat ditemui di Kantor Dinkes Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Selasa (2/2/2021).

Ketika ditanya mengenai seperti apa proses dan prosedur pemberian vaksin, Irna mengatakan jika nantinya sebelum calon penerima vaksin diberikan suntikan, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Dirinya mengatakan, pada proses screening ini ada sekitar 16 poin yang harus dipenuhi oleh semua calon penerima vaksin. 

"Jadi screeningnya kita lakukan sebelum pemberian vaksin, intinya tahap screening ini kita lakukan untuk memastikan apakah calon penerima ini aman untuk disuntikkan vaksin," katanya. 

Dirinya mengungkapkan, dari sekitar 16 poin pemeriksaan kesehatan ini secara umum untuk mengecek seperti apa kondisi kesehatan dari calon penerima vaksin. Dirinya mengatakan, calon penerima vaksin harus dinyatakan benar-benar sehat sebelum menerima vaksin dan tidak memiliki riwayat penyakit yang menyebabkan tidak dapat disuntikkan vaksin. 

"Jadi sebelum menerima vaksin, calon harus benar-benar sehat. Tidak boleh sakit seperti demam, flu, batuk, dan tekanan darahnya tidak boleh melebihi angka 140. Kalau misalnya calon penerima ada keluhan yang menyatakan tidak bisa diberikan vaksin, harus ditahan dulu dan menunggu tahap selanjutnya," ungkapnya. 

Lebih lanjut, dikatakan Irna khusus untuk tenaga kesehatan vaksinnya akan disalurkan ke seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Karo. Selain Puskesmas, vaksin juga akan disalurkan ke RSU Kabanjahe untuk diberikan kepada tenaga medis yang ada di sana. 

"Kalau untuk Puskesmas dan rumah sakit, rencana besok kita distribusikan dengan dijemput oleh petugas Puskesmas dan dikawal oleh masing-masing Polsek di wilayahnya," ucapnya. 

Dirinya berharap, dengan adanya vaksin ini dapat membawa angin segar bagi Kabupaten Karo khususnya untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Namun begitu, dirinya mengatakan vaksin ini hanya menyediakan daya tahan sekitar 65 persen bagi tubuh, jadi tidak ada jaminan yang sudah diberikan vaksin akan terbebas dari paparan Covid-19. 

"Makannya walaupun sudah ada dan diberikan vaksin ini, kita tetap mengimbau kepada semua masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved