Breaking News:

Mahasiswa USU Kayuh Sepeda Viral di Media Sosial, Hamba Allah Beri Hadiah Sepeda Motor Usai Sidang

Ada seseorang yang hatinya tergerak untuk memberikan bantuan dari hamba Allah.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
DOKUMENTASI Muryanto Amin saat menyerahkan uang dan bukti penyerahan sepeda motor kepada Nurul Hasanah saat selesai sidang skripsi di FISIP USU, Senin (1/2/2021). 

Tribun-Medan.com, Medan - Viral di sosial media nyatanya bukan akhir dari kejutan untuk Nurul Hasanah, mahasiswa FISIP USU dengan kisah menyentuhnya saat berjuang menemui dosen dengan mengayuh sepeda puluhan kilometer dari rumahnya.

Ternyata, viralnya Nurul sampai ke telinga Muryanto Amin, Rektor USU yang baru saja dilantik beberapa hari lalu di Kemendikbud Jakarta.

Melalui stafnya, Muryanto merencanakan kejutan tepat di hari sidang skripsi Nurul pada Senin (1/2/2021) dengan menghadiahkan sebuah sepeda motor dari nama hamba Allah kepada Nurul.

"Inikan bermula dari viralnya di media sosial dan masuk ke media online, sehingga ada seseorang yang hatinya tergerak untuk memberikan bantuan dari hamba Allah," ungkap Muryanto, Selasa (2/2/2021).

Penyerahan hadiah sepeda motor tersebut diwarnai dengan momen haru. Memakai baju hitam putih khas mahasiswa sidang skripsi, Nurul mencoba menyalakan sepeda motor tersebut dan dengan sigap, Muryanto Amin memakaikan helm ke kepala Nurul.

"Kita berdoa agar Nurul bisa sehat, lalu dengan adanya pemberian ini bisa mudah beraktivitas untuk memberikan ilmu agamanya kepada teman-temannya juga berguna kepada masyarakat sekitar dimana Nurul bekerja dan membawa nama baik almamater USU," ujarnya.

Tidak hanya sepeda motor, Nurul juga turut mendapatkan sejumlah uang tunai yang diharapkan dapat digunakan sebaik mungkin sebagai hadiah setelah melewati sidang skripsi.

Tentu saja, pemberian hadiah ini tidak pernah disangka-sangka oleh Nurul. Nurul bercerita bahwa sehari sebelumnya ia hanya diberi tahu setelah sidang selesai jangan buru-buru untuk pulang. 

"Terkejut sekali lah, Masya Allah. Jadi dua hari lalu asisten bapak ini menghubungi Nurul. Dibilang pas udah selesai sidang jangan pulang dulu. Jadi gak ada dibilang mau dapat hadiah apalagi dibilang mau dapat motor. Tidak ada diberi tahu," tutur Nurul.

Dikatakan Nurul, dengan hadiah sepeda motor ini, dirinya mengucap syukur kepada Allah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved