Breaking News:

News Video

Sikap Rektor Muryanto Amin Terkait dugaan Rasis yang Dilakukan Guru Besar USU Prof Yusuf L Henuk

Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin menemui Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) yang berunjuk rasa di Biro Rektor USU, Selasa (2/2/2021)

TRIBUN-MEDAN.COM - Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin menemui Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) yang berunjuk rasa di Biro Rektor USU, Selasa (2/2/2021).

Muryanto berjanji akan memanggil guru besar USU Prof Yusuf L Henuk untuk dimintai keterangan terkait cuitan di media sosial yang bersifat rasis.

"Ini berkaitan dengan etik, kita bicara dulu dengan Prof Yusuf untuk mengumpulkan data yang disampaikan melalui media sosial," beber Muryanto Amin di depan mahasiswa.

"Setelah itu USU tetap akan memberikan porsi sesuai dengan kewenangannya ini, kita akan melihat kewenangan apa yang menjadi bagian dari kewenangan USU. Kita tidak bisa sembarangan, USU punya aturan yang tidak bisa melampaui batas kewenangan yang kita miliki," tambahnya..

Prof Yusuf L Henuk merupakan guru besar di Fakultas Pertanian USU yang merupakan pindahan dari Universitas Cendana pada 2016.

Muryanto menegaskan tidak boleh ada tindakan rasisme yang terjadi di Universitas Sumatera Utara.

"Rasisme memang tidak boleh, apapun alasannya, karena kita diciptakan oleh Tuhan punya manfaat. Tidak ada alasan apapun, itu adalah sebuah anugerah yang perlu kita syukuri makanya sebagai manusia tidak boleh menyepelekan, menghina satu makhluk yang diciptakan itu dosa," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan kalau Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) melakukan demonstrasi menuntut Prof Yusuf L Henuk dipecat dan diproses hukum karena menyinggung masyarakat Papua.

Aksi Mahasiswa Papua ini ditengarai Cuitan bernuansa rasisme yang dilakukan akun Twitternya @profYLH.

Dia mencuit kalimat yang ditujukan kepada Pigai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved