Breaking News:

Update Covid19 Sumut 2 Februari 2021

BREAKING NEWS Wali Kota Hefriansyah Berharap Diberi Kesehatan Jalani Vaksin Perdana Covid-19

Disinggung terkait kesiapannya untuk menjalani vaksin, Hefriansyah meminta doa dan yakin terhadap anjuran Pemerintah Pusat.

TRIBUN MEDAN / HO
Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah menyerahkan BLT pekerja sebesar Rp 600 ribu di Balai Kota Pematangsiantar, Kamis (27/8/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah akan menjalani suntik vaksin Sinovac di Puskesmas Parsoburan, Jalan Parsoburan, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, Rabu (3/2/2021) besok.

Vaksinasi akan dilaksanakan mulai Pukul 09.00 WIB. Ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/2/2021) Hefriansyah mengapungkan harapannya agar ia tetap sehat hingga menjelang penyuntikan vaksin. Ia berharap tak ada masalah apapun saat divaksin.

"Itu yang diutamakan tenaga kesehatan. Sementara launching untuk Forkopimda dulu, mudah mudahan kami besok sehat sehat lah. karena persyaratannya banyak," ujar Hefriansyah.

Hefriansyah menyampaikan, vaksinasi sudah dilaksanakan secara berjenjang ke bawah; mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kali ini giliran pemerintah kota yang akan memulainya.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat tak perlu khawatir untuk divaksin.

Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pematangsiantar ini menyampaikan, vaksin Sinovac diterima oleh Pemko Pematangsiantar dari Pemprov Sumut sebanyak 5200 vial.

Vaksin yang diterima bernomor batch/expired date (202011045/Nov 23) dikawal ketat dari Brimob Subden IIB Pematangsiantar, dari Polres Pematangsiantar, dan Satpol PP. 

"Ini kan vaksin Covid-19 masih perdana. Sudah dimulai pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan sekarang ke pemerintah kota. Kita beberapa hari yang lalu sudah ada kebagian 5200 vial," jelasnya.

Ia menyebut dalam launching nantinya, 10 vial akan diberikan unsur Forkopimda dan Tokoh masyarakat termasuk dirinya. Ia juga meminta keikutsertaan pimpinan MUI dan GKPS untuk divaksin.

"Ada jatah 10 vial untuk Forkopimda. Saya, Pak Kapolres, Pak Ketua Pengadilan, dan yang lainnya. Saya minta tambahan satu lagi untuk GKPS harus ada lah satu untuk GKPS," katanya.

Disinggung terkait kesiapannya untuk menjalani vaksin, Hefriansyah meminta doa dan yakin terhadap anjuran Pemerintah Pusat.

"Syaratnya banyak, nggak boleh sakit jantung, sakit comorbid, suhu badan dan tensi harus normal. Mudah mudahan aku sehat, karena kemarin aku sempat drop pulang dari Jakarta kecapekan," tutupnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Simalungun dr Ronald Saragih menyampaikan, setelah launching vaksin Sinovac dengan Forkopimda, maka vaksin dilanjutkan ke tenaga kesehatan (nakes).

"Launching dimulai dari unsur Forkompimda. Kemudian berlanjut ke tenaga kesehatan sebanyak 2.612 jiwa yang bertugas di rumah sakit, puskesmas, dan laboratorium," jelasnya.

(Alj/tribun-medan.com)  
 

Penulis: Alija Magribi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved