Breaking News:

Amankan Pulau Terluar Indonesia, Lanal TBA Lakukan Tactical Floor Game

Pulau Salah Nama termasuk dalam pulau terluar Indonesia dan sangat rawan menjadi peredaran barang gelap.

TRIBUN MEDAN/ALIF
TACTICALFloor Game (TFG) yang dilakukan Lantamal untuk mengamankan Pulau Salah Nama, Batubara 

TRIBUN-MEDAN.COM, TANJUNGBALAI - Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjungbalai Asahan (Lanal TBA) melakukan Tactical Floor Game (TFG) guna melatih prajurit untuk mengamankan Pulau Salah Nama di Batubara. 

Pulau Salah Nama termasuk dalam pulau terluar Indonesia dan sangat rawan menjadi peredaran barang gelap.

komandan Pangkalan Angkatan Laut Tanjungbalai Asahan, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory mengatakan, latihan ini dilakukan untuk mengasah sekaligus merefresh pasukan agar selalu siaga.

"Latihan TFG yang kami lakukan hari ini, merupakan sebuah pemetaan yang digambarkan di atas sebuah peta," kata Danlanal TBA, Rabu (3/2/2021).

Dikatakannya, simulasi ini dilakukan untuk mengantisipasi agar bila sewaktu ada penyerangan, personel siap mengantisipasi.

"Apabila ada kendala-kendala yang terlihat dilapangan, maka akan mudah diantisipasi saat penyerangan," ujarnya. 

Hal ini dilakukan guna untuk menjaga profesionalisme TNI Angkatan Laut, meskipun dalam situasi Covid-19.

"Meskipun Ccovid-19, kami tetap harus menjaga profesionalisme dan ini dilakukan sesuai dengan arahan atasan," katanya.

Dirinya menambahkan, latihan ini guna mengantisipasi bila sewatu waktu ada hal yang genting, maka Lanal TBA sudah siap menghadapinya.

"Karena ini perbatasan antara Selat Malaka, maka kami sudah mengantisipasi hal tersebut. Baik kejahatan militer, maupun non militer," katanya.

Latihan ini akan melibatkan sebanyak 40 orang personel dan tujuh buah kapal perang yang akan di kerahkan.

"Sasaran tidak bergerak, yang nantinya akan diletakan di pulau sala nama," pungkasnya.

TFG hari ini dilakukan berbarengan dengan pengarahan dan pelatihan tentang pengetahuan soal senjata yang nantinya akan di gunakan. 

Ada dua jenis senjata serbu yang dibawa untuk latihan, M249, dan AK47.

Komandsn Pos Pangkalan AL Bagan Asahan, Candra mengatakan dalam instruksinya, senjata ini memang kerap dijadikan sebagai senjata serbu.(cr2/Tribun-Medan.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved