Breaking News:

Digitalisasi Pendidikan, STMIK STIE Mikroskil Gandeng Peruri Luncurkan Ijazah dan Transkrip Digital

Seratusan peserta menghadiri Peluncuran Ijazah dan Transkrip Digital STMIK STIE Mikroskil melalui Zoom, Rabu (3/2/2021).

TRIBUN MEDAN / HO
Dokumentasi peluncuran Ijazah dan Transkrip Digital Mikroskil bersama Peruri melalui Zoom, Rabu (3/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seratusan peserta menghadiri Peluncuran Ijazah dan Transkrip Digital STMIK STIE Mikroskil melalui Zoom, Rabu (3/2/2021).

Dalam peluncuran virtual tersebut turut dihadiri oleh Ketua STMIK Mikroskil, Dr. Pahala Sirait, S.T., M.Kom, Ketua STIE Mikroskil, Ir. Mbayak Ginting, S.Kom., M.M, Head of Digital Business Division Peruri, Farah Fitria Rahmayanti.

Dalam kata sambutannya, Ketua STMIK Mikroskil, Pahala Sirait mengungkapkan bahwa hadirnya ijazah bersistem digital ini akan menjadi bukti kemajuan teknologi dalam bidang pendidikan.

"Pihak alumni tidak hanya mendapatkan file nya saja melainkan telah diterapkan teknologi dengan tanda tangan elektronik sertifikasi keaslian dokumen dari ijasah tersebut. Hal ini menjadi kemajuan dalam pelayanan nya dan untuk antisipasi masa yang datang dengan perkembangan teknologi yang sangat maju," ungkap Pahala.

Hal senada juga disampaikan Ketua STIE Mikroskil, Mbayak Ginting yang menuturkan bahwa Mikroskil menjadi satu diantara perguruan tinggi yang menggagas ijazah dan transkrip secara digital.

"Dalam hal ini kita sedikit maju, kita bisa menghasilkan ijazah digital. Ini belum banyak dilakukan, pemerintah sudah menekankan kepada peguruan tinggi untuk melakukan itu, nah kita mikroskill sudah melakukannya sudah lebih awal," tuturnya.

Mbayak kemudian menjelaskan beragam keuntungan yang diberikan dengan adanya sistem secara elektronik untuk dokumen-dokumen universitas, khususnya ijazah.

"Dengan adanya ijazah dan transkip digital ini, tidak diperlukan lagi bagi mahasiswa untuk melakukan leges dan pengguna ijasah. Alumni ini mampu mempermudah memverifikasi keabsahan dari ijasah digital tersebut.

Sehingga untuk itu, tidak lagi terjadi seperti ketika mahasiswa melamar suatu instansi, instansi sering memverifikasi lagi ke kampus untuk keabsahannya, nah tentu denga ijazah digitalisasi kemungkinan yang seperti itu tidak diulangi lagi," jelas Mbayak.

Artinya, adanya sistem ini, seluruh alumni Mikroskil dapat melamar ke seluruh instansi dengan mudah tanpa harus repot membawa legalisir ijazah yang cenderung diminta.

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved