Breaking News:

Kejar-kejaran dengan Polisi, Tua Silaban Lempar Ganja ke Atap Rumah

Sempat kejar-kejaran dengan petugas Opsnal Satnarkoba Polres Taput, akhirnya Marjuki Ihut Tua Silaban (35) pengguna ganja berhasil ditangkap

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/Ist
Marjuki Ihut Tua Silaban (35) pengguna narkoba jenis ganja ditahan di Polres Taput beserta brang buktinya. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Sempat kejar-kejaran dengan petugas Opsnal Satnarkoba Polres Taput, akhirnya Marjuki Ihut Tua Silaban (35) pengguna narkoba jenis ganja berhasil ditangkap.

Pria yang merupakan warga Pasar Muara Desa Hutanagodang Kecamatan, Muara, Taput ini ditahan di Polres Taput, Rabu (3/2/2021).

Kasubbag Humas Polres Talit, Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, saat dikejar polisi, tersangka membuang ganja ke atap rumah warga.

Kejar-kejaran yang terjadi antara tersangka dengan petugas dengan menggunakan sepeda motor di jalan umum Siborongborong, Balige pada Minggu (31/1/2021) pukul 16.00 WIB.

Sebelum ditangkap, Walpon mengatakan, Tua merasa curiga dirinya telah diintai.

"Karena petugas kita sudah mengintainya di Pasar Siborongborong mulai pagi hari," sebut Walpon.

Tua pun kabur dengan mengendarai sepeda motor. Petugas langsung melakukan pengejaran dengan sepeda motor.

Akhirnya Tua berhasil disalip petugas tepat di Desa Parik Sabungan Kecamatan Siborongborong yang berkisar 4 km dari awal pelariannya.

Merasa tidak ada jalan keluar, tersangka pun mencoba menghilangkan ganja yang ada di kantongnya dengan melemparkannya ke atap rumah warga di tempat penangkapan.

“Petugas berhasil mengambil BB tersebut dari atap rumah warga dan melakukan interogasi sehingga tersangka pun mengakuinya," terang Walpon.

Dari hasil pemeriksaan unit narkoba Polres Taput, tersangka mengakui memiliki narkoba jenis ganja yang dibeli dari Balige untuk dikonsumsi sendiri.

Total barang bukti yang disita polisi dari Tua sebanyak 5 paket ganja dengan berat keseluruhan 12,05 gram.

"Saat ini tersangka sudah kita tahan sesuai dengan pasal 111 sub 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dan psikotropika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," ujar Walpon.

(Jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved