Breaking News:

BPJamsostek Sumbagut Siap Jalankan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Manfaat yang diterima oleh pekerja nantinya dalam bentuk uang dan pelatihan. Namun manfaat yang diberikan akan lebih banyak berupa pelatihan.

TRIBUN MEDAN/SEPTRIMA
DEPUTI Direktur BP Jamsostek Wilayah Sumatera Bagian Utara, Panji Wibisana. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Wilayah Sumatera bagian Utara (Sumbagut) mulai bersiap untuk menjalankan manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang diharapakan mulai berjalan tahun ini.

JKP masuk dalam klaster ketenagakerjaan di Undang-undang (UU) Cipta Kerja. 

"Mudah-mudahan tahun ini mulai jalan. Kita sedang sosialisasi Jaminan Kehilangan Pekerjaan ini," kata Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah Sumatera Bagian Utara, Panji Wibisana kepada wartawan, Kamis (4/2/2021). 

Ia mengatakan manfaat yang diterima oleh pekerja nantinya dalam bentuk uang dan pelatihan. Namun manfaat yang diberikan akan lebih banyak berupa pelatihan kepada pekerja selama enam bulan.

"Bisa dia alih pekerjaan atau ditingkatkan lagi pekerjaannya. Nanti kita kerja sama dengan beberapa lembaga dalam pelatihan ini," kata dia. 

Panji mengatakan pelatihan yang diberikan nantinya akan sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Agar penerima manfaat JKP ini tepat sasaran.

"Misalnya yang dibutuhkan admin, tentu kita jangan memberikan pelatihan las. Nantinya kalau Sumut membutuhkan pembangunan mungkin akan dibutuhkan keahlian bangunan, las dan sebagainya. Jadi kita sesuaikan," katanya. 

Panji mengatakan Jaminan Kehilangan Pekerjaan ini bisa didapatkan oleh tenaga kerja mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Dengan syarat sudah membayar iuran minimal 24 bulan. 

"Tetapi enggak terputus selama pembayaran. Satu lagi tenaga kerja tersebut memang mengalami PHK, artinya tidak boleh karena mengundurkan diri," ucapnya. 

Panji menjelaskan, secara usia juga, penerima manfaat ini harus di bawah 54 tahun. 

"Nanti akan kita sosialisasikan secara detail. Kita menunggu PP nya kalau sudah ditandatangani, kita sosialisasikan," imbuhnya. 

Ia menambahkan JKP ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam melindungi tenaga kerja. Selain memberikan jaminan, BPJamsostek juga melakukan sinergi dengan berbagai pihak.

"Jadi banyak upaya yang dilakukan untuk memulihkan hak-hak pekerja itu. Ada yang haknya belum terlindungi, itu yang kita pulihkan," katanya. 

Panji mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk terus bisa melindungi pekerja. 

"Gubernur Sumut pun sudah menyampaikan ayo kita jalan untuk melindungi pekerja ini. Di samping itu kami akan ada penegakkan dengan hukum. Tapi ini jarang kami gunakan karena pendekatan yang kami lakukan persuasif dulu," pungkasnya (sep/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved