Breaking News:

Kisah Honorer Deliserdang Terima SK PPPK: Kecil Kalilah Memang Gaji Honorer

Kecil kali lah memang honorer. Kalau untuk kebutuhan sehari-hari mana cukup kalau dari itu saja. Makanya saya pulang kerja masih bertani.

ALIJA / TRIBUN MEDAN
WAKIL Bupati Deliserdang, M Ali Yusuf Siregar menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada seorang perwakilan di Gedung Balairung Pemkab Deliserdang, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Senyum bahagia terpancar dari 127 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan yang diserahkan Wakil Bupati Deliserdang, M Ali Yusuf Siregar, Kamis (4/1/2021).

Kegembiraan itu terpancar karena beberapa dari mereka mengaku gaji yang didapatkan selama ini sangatlah kecil.

Nurinhi Ginting, seorang pegawai yang menerima SK menceritakan usianya sekarang sebenarnya sudah 50 tahun. Ia mengabdi sebagai guru Sekolah Dasar (SD) sejak tahun 2004. Mengenai pendapatan perbulan karena berstatus honor hanya Rp 1.150.000 bila dikalkulasikan. 

"Kecil kali lah memang gaji honorer. Kalau untuk kebutuhan sehari-hari mana cukup kalau dari itu saja. Makanya saya pulang kerja masih bertani," ucap Nurinhi Ginting. 

Saat ditanyai mengapa bertahan selama ini menjadi honorer, Nurinhi pun mengaku kalau ia memang suka dengan anak-anak. Menurutnya sudah dari kecil memang ingin menjadi seorang guru. Menurutnya apa yang dilakukannya selama ini adalah bentuk panggilan.

"Ya panggilan saja makanya mau mengabdi. Kalau jarak rumah sama sekolah memang tidak begitu jauh hanya 800 meter. Karena ada dana BOS lah sekarang lumayan. Sudah 17 tahun jugalah saya mengabdi sekarang dan masih saya cintai pekerjaan ini. Yang jelas senang kali lah hari ini," kata Nurinhi, guru asal Kecamatan Kutalimbaru. 

Kepala Kantor Regional 6 BKN Medan, Aidu Tauhid yang hadir saat penyerahan SK sempat memberikan nasihat kepada 127 PPPK. Mantan Direktur Pengadaan dan Kepangkatan itu menyebut ada tiga hal yang harus selalu diingat selama menjalankan tugas.

Ia mengaku tahu bagaimana riwayat honorer sehingga ketika diangkat menjadi PPPK harus selalu bersyukur. 

"Awali dengan tiga hal, libatkan Tuhan dalam bekerja. Saya mohon dengan sangat ini dicamkan agar kita selamat melaksanakan tugas sehari hari. Kemudian kedua bersabar dan ikhlas. Bedanya tipis dengan PNS, nggak memperoleh pensiun tapi belum tentu tidak mendapatkan. Wajib patuh dengan aturan di Pemkab," katanya.

"Kalau saya mendengar PPPK tidak efektif saat  jam kerja saya akan sendiri datang ke sini. Anda termasuk orang yang beruntung diangkat. Saya mohon dengan sangat gunakan waktu mengabdikan diri kepada Deliserdang," pungkasnya.(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved