Breaking News:

Suara Dengkuran Terdengar dari Toliet SPBU di Sibolga, Pria 55 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Dari toilet SPBU tersebut terdengar suara rintihan seorang pria yang tengah berada di dalam. Suara tersebut pun terdengar karyawan dan mendobrak pintu

TRIBUN MEDAN/HO
WARGA melakukan evakuasi korban dari toilet SPBU untuk dibawa ke rumah sakit, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLGA - Pengunjung dan karyawan SPBU Kebun Jambu, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, mendadak heboh pada Kamis (4/2/2021) dinihari.

Dari toilet SPBU tersebut terdengar suara rintihan seorang pria yang tengah berada di dalam. Suara tersebut pun terdengar karyawan dan mencoba mendobrak pintu toilet.

Betapa terkejutnya, karyawan SPBU melihat seorang pria sudah terbujur di lantai toilet dengan mengeluarkan buih dari mulutnya.

Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin mengatakan, menurut keterangan dari saksi yang pertama kali melihat bernama Hendri Sitanggang bahwa sekitar pukul 00.30 WIB, saat dirinya hendak ke toliet SPBU Kebun Jambu, ia mendengar suara dengkuran dari dalam kamar mandi dengan posisi pintu dalam keadaan terutup.

"Hendri Sitanggang menjumpai petugas SPBU yang bernama Teddu dan mempertanyakan suara dari dalam toilet. Petugas SPBU mengatakan 'sudah dari tadi seperti itu'," ujarnya.

Lanjut Sormin, para saksi kemudian  memastikannya maka dilakukan pengecekan di toilet tersebut.

"Mereka mendapati seorang laki-laki dalam kondisi sudah tergeletak dengan posisi miring di lantai toilet. Saksi bersama dengan personel Polsek Sibolga Sambas menggotong korban dan menaikkannya ke atas beca miliknya. Setelah dicek kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," katanya.

Lanjut Iptu R Sormin, pihaknya kemudian membawa mayat laki-laki tersebut dibawa ke Rumah Sakit FL Tobing dengan menggunakan mobil ambulans untuk dilakukan visum. 

"Adapun hasil diagnosa dokter bahwa penyebab meninggalnya korban dikarenakan pecahnya pembuluh darah dengan ditandai mulutnya mengeluarkan buih. Atas kejadian tersebut, pihak keluarga tidak melakukan autopsi dan menandatangani surat pernyataan," ungkapnya.

Adapun identitas korban yakni, Viktor Nius Hutagalung (55) warga Desa Mela II, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Viktor sendiri berprofesi sebagai penarik becak bermotor.

Dari kejadian itu, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian milik korban di dalam plastik warna hitam.

Kemudian dompet warna hitam berisikan uang tunai sebesar Rp 737 ribu, satu unti HP Nokia warna hitam dan sepasang sepatu warna cokelat.(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved