Breaking News:

SKB Seragam Sekolah

Terkait Kebijakan Seragam Sekolah, SMAN 1 Medan: Kita Tidak Pernah Ada Pemaksaan

SKB Tiga Menteri mengenai seragam sekolah menuai tanggapan dari SMA Negeri 1 Medan.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
KACABDIS Zuhri Bintang dan Kepala SMAN 1 Medan Suhairi meninjau guru yang mengajar secara daring dari Lab komputer SMAN 1 Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - SKB Tiga Menteri, yakni Menteri Pendidikan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Agama mengenai seragam sekolah menuai tanggapan dari SMA Negeri 1 Medan.

Wakil Kepala SMAN 1 Medan bidang Humas, Sormin mengungkapkan bahwa untuk ketentuan penggunaan seragam selalu dilakukan setiap awal tahun.

"Kalau di SMAN 1 menyerahkan kepada peraturan yang ada. Jadi siswa di awal tahun ajaran baru diperkenalkan mengenai seragam, misalnya untuk putri yang memakai kerudung begini bentuknya, kalau tidak pakai kerudung begini bentuknya.

Kita tidak pernah memaksakan harus ada pakai jilbab. Kita tidak pernah ada pemaksaan," ungkap Sormin kepada tribun-medan.com, Kamis (4/2/2021).

Lanjutnya, Sormin juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, SMAN 1 Medan hanya memiliki dua jenis seragam yaitu seragam yang putih-abu dan seragam Pramuka.

"Dari kementrian sudah menetapkan warna bajunya itu putih, roknya itu abu-abu. Kalau untuk jilbab itu tidak diwajibkan. Jadi kalau anaknya tidak ingin pakai jilbab atau ingin memakai sudah ada ketentuan bentuknya. Kita tidak boleh melebihi dari situ," ujarnya.

Tambahnya, Sormin menegaskan bahwa SMAN 1 Medan menerapkan seragam sekolah sesuai kebijakan dari kementerian tanpa ada peraturan baru diluar kebijakan tersebut.

"Kita Tidak ada pakaian khusus. Hanya dua seragam sesuai dengan kebijakan kementrian. Memang dari dulu sudah begitu peraturannya dan kita ikuti. Kita tidak ada buat peraturan baru," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved