News Video

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Dengan Dua Arah Luncuran

Diketahui, pihak pengamat Gunung Sinabung mencatat pertumbuhan kubah lava sampai saat ini volume kubah lava mencapai kurang lebih empat juta kubik.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: heryanto

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Dengan Dua Arah Luncuran

TRIBUN-MEDAN.com, SIMPANGEMPAT - Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, kembali mengalami peningkatan aktivitas yang cukup signifikan, Jumat (5/2/2021). Kali ini, gunung api tertinggi di Sumatera Utara ini kembali mengeluarkan awan panas guguran.

Informasi yang didapat dari Staff Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Sucahyo Adi, peristiwa awan panas guguran ini terjadi sekira pukul 16.18 WIB.

Dirinya mengatakan, pada aktivitas guguran kali ini terlihat secara visual dari puncak gunung meluncur kepulan abu berwarna kelabu pekat dengan dua jalur luncuran.

"Tadi terjadi awan panas guguran sekira pukul 14.16 WIB, dengan dua arah luncuran ke arah tenggara dan ke arah timur," ujar Sucahyo, saat ditemui di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sinabung, Jalan Kiras Bangun, Simpangempat.

Sucahyo menjelaskan, pada aktivitas awan panas guguran kali ini abu meluncur ke arah tenggara sejauh 1300 meter. Sedangkan jarak luncur yang mengarah ke timur, tercatat sejauh 1500 meter.

Dirinya menyebutkan, hingga saat ini memang pihaknya melihat jika pertumbuhan kubah lava yang saat ini menumpuk di puncak Gunung Sinabung, masih terus bertambah. Dirinya mengatakan, untuk aktivitas Gunung Sinabung pada hari ini memang terlihat masih terus fluktuatif.

"Kubah lava masih terus tumbuh, dan untuk aktivitas kita catat masih terus tinggi dengan didominasi gempa guguran dan hembusan serta gempa hybrid," ungkapnya.

Diketahui, pihak pengamat Gunung Sinabung mencatat pertumbuhan kubah lava sampai saat ini volume kubah lava mencapai kurang lebih empat juta kubik.

Dengan hal ini, tentunya ancaman dari kubah lava yang terus tumbuh ini masih cukup tinggi. Seperti guguran yang semakin sering terjadi, hingga kemungkinan terburuk letusan yang membongkar bongkahan kubah lava tersebut.

Dengan kondisi ini, Sucahyo mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya yang terjadi dari Gunung Sinabung.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar tidak memasuki zona merah yang telah ditentukan.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved