Breaking News:

Hampir Satu Bulan Longsor, Pardomuan Andalkan Dana Pribadi dan Swadaya Masyarakat Bangun Bronjong

Hampir satu bulan terakhir, tebing di samping rumah seorang warga Lorong Ikuten Vanleith, Berastagi, mengalami longsor.

HO / Tribun Medan
Warga Lorong Ikuten Vanleith, Berastagi, melakukan aksi galang dana untuk membantu warga yang terkena dampak longsor, Jumat (5/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Hampir satu bulan terakhir, tebing di samping rumah seorang warga Lorong Ikuten Vanleith, Berastagi, mengalami longsor.

Sejak longsor yang terjadi pada 12 Januari lalu, Pardomuan Sinambela mengaku cukup was-was jika nantinya bekas longsoran yang tepat berada di samping rumahnya itu kembali melebar terlebih di cuaca yang tidak menentu seperti saat ini.

Pardomuan mengaku, sejak terjadinya longsor beberapa waktu lalu hingga saat ini dirinya belum ada menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo seperti pembangunan bronjong penahan tebing.

Untuk itu, dirinya mengaku ia terpaksa mengandalkan dana pribadi dan swadaya dari masyarakat sekitar dan pihak lain yang membantu membeli bahan bangunan untuk pembuatan bronjong.

"Kemarin memang sudah dilaporkan oleh Kepling kita, dan sudah ditinjau juga sama dinas terkait. Tapi untuk bantuan belum ada, makanya kita bangun sendiri bronjongnya ini menggunakan dana pribadi dan swadaya dari masyarakat," ujar Pardomuan, saat ditemui di rumahnya, Jumat (5/2/2021).

Ketika ditanya langkah apa yang sudah dilakukan oleh dinas terkait selain meninjau lokasi ini, dirinya mengatakan beberapa waktu lalu mereka juga sudah diberikan spesifikasi pembangunan bronjong.

Namun, dikarenakan keterbatasan dana dan material ia mengaku hanya dapat membuat bronjong dengan konstruksi yang cukup untuk menahan longsoran tebing yang mengenai rumahnya.

"Kemarin memang sudah dikasih tau spesifikasi bronjong yang kuat, dibangun seperti tangga gitu. Tapi namanya dana dan material terbatas, jadi kita buat sebisanya saja," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, sampai saat ini ia masih terus melakukan pembangunan bronjong dengan material yang dibeli dari dana pribadi dan swadaya dari masyarakat.

Dirinya mengaku, dengan adanya bantuan dari masyarakat sekitar dan pihak terkait yang sudah ikut membantu ia mengaku sangat merasa terbantu sekali.

"Warga di sini memang seoptimal mungkin membantu kalau ada warga yang terkena musibah. Dengan adanya bantuan dari masyarakat ini, bisa membantu kita dalam membuat bronjong untuk menahan tanah," ucapnya.

Dirinya mengungkapkan, memang dalam penanggulangan bencana longsor ini ia membutuhkan cukup banyak dana untuk membangun bronjong.

Terlebih, dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dan kontur tanah yang semakin gembur maka dibutuhkan penanganan sesegera mungkin.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved