Breaking News:

Puluhan Pelatih Futsal Sumut Ikut Pelatihan Lisensi Level Nasional, Dididik Eks Pelatih Timnas

Ada 27 pelatih futsal putra dan 3 orang putri yang ikut pelatihan selama 4 hari. Hampir 60 persen dari luar daerah Medan.

TRIBUN MEDAN/CHANDRA
PELATIH futsal dari berbagai daerah foto bersama dalam kursus kepelatihan level nasional yang digelar AFP Sumut. Kegiatan berlangsung di GOR Disporasu, Jalan Willem Iskandar. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 30 pelatih futsal dari berbagai daerah menjalani kursus kepelatihan level nasional yang dilaksanakan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sumut di GOR Disporasu, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang tanggal 3-6 Februari 2021.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) kegiatan pelatihan, Bram Ferdian mengatakan kebanyakan peserta pelatihan yang digelar AFP Sumut di awal tahun ini berasal dari luar Kota Medan. Bahkan tak hanya dari Sumut, peserta juga ada yang rela datang jauh-jauh dari Aceh.

"Pesertanya kita batasi 30 orang karena masih masa pandemi Covid19. Ada 27 pelatih futsal putra dan 3 orang putri yang ikut pelatihan selama 4 hari. Hampir 60 persen dari luar daerah Medan. Ada Siantar, Asahan, bahkan dari luar Sumut seperti Aceh juga ada,'' ujarnya, Kamis (4/2/2021).

Lulusan Universitas Negeri Medan (Unimed) ini menjelaskan, pelatihan pelatih futsal yang digelar AFP Sumut kali ini mendatangkan instruktur nasional dari Jakarta yang tak asing lagi di dunia futsal Indonesia. Dia adalah pelatih yang juga pernah menangani tim nasional (Timnas) futsal Indonesia, Andri Irawan. Diharapkan dengan didatangkannya coach Andri membuat para peserta semakin bersemangat.

"Instruktur utama coach Andri Irawan. Memang dia salah satu kepala instruktur di Indonesia. Nanti di kursus pelatih level AFC dia juga salah satunya. Kalau Asisten instruktur dari kita ada pelatih lokal berlisensi 2 AFC yakni Coach Fandy Butar-butar," terangnya.

Lebih lanjut, Bram menjelaskan, kursus pelatih level nasional ini merupakan dasar bagi para pelatih untuk memiliki lisensi sah sebagai seorang arsitek di olahraga futsal.

Setelah mendapatkan Lisensi nasional ini, selanjutnya para pelatih bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi yakni level 1 AFC, 2 AFC, dan 3 AFC.

Namun kata Bram, meski terdaftar mengikuti kursus pelatihan ini, para pesera tetap bisa dinyatakakn tidak lulus.

Hal ini terjadi jika nilai peserta tidak mencapai standar yang sudah diatur oleh induk olahraga futsal Indonesia atau FFI. Bram menambahkan dalam pelatihan juga tetap menjalankan prokes pencegahan Covid-19.

"Hari terakhir pelatihan Sabtu (6/2/2021) akan dilaksanakan ujian. Tapi sesuai dengan aturan yang sudah diatur oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI) bahwa peserta bisa tidak lulus kalau memang tidak sesuai dengan kriteria atau penilaian yang sudah disiapkan oleh instruktur. Setelah level nasional jenjang selanjutnya bisa naik ke level 1 AFC," pungkas anggota ISORI Medan yang juga menjabat Kepala Bidang Kepelatihan AFP Sumut ini.

Sementara itu, dalam kegiatan pembukaan pelatihan pelatih futsal level nasional yang digelar Rabu (3/2/2021) malam, Ketua Umum AFP Sumut Letkol Marinir Ismail Rambe berharap dari program ini akan lahir para pelatih andal. Ke depan para pelatih juga bisa terus meningkatkan kemampuan ke level lebih tinggi lagi.

"Pelatihan ini jadi program dari AFP Sumut untuk peningkatan SDM pelatih. Karena pelatih di Medan sudah banyak , jadi ini lebih difokuskan untuk membina atlet dari daerah lainnya. Kita doakan saja kegiatan ini bisa berlangsung lancar dan aman. Dan tetap taat azas melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid sesuai aturan pemerintah," ujar Ismail.

Terpisah, Sekjen Asprov PSSI Sumut, Fityan Hamdy mengatakan para pelatih yang mengikuti kursus harus bisa menerapkan ilmu yang didapatnya.

Pelatih juga harus bisa membina klub atau atlet yang dilatihanya agar berkembang dan bisa meraih prestasi. Dia pun berharap para peserta bisa sukses sebagai pelatih futsal ke depan.

"Manfaatkan ilmu yang didapat di klub. Jangan nanti sudah dapat sertifikat tapi apapun gak tau, apapun gak bisa dapat (juara). Kalau kita pintar bermain futsal di lapangan, tunjukkan juga kita pintar dalam meramu tim," ucapnya.(can/Tribun-Medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved