Breaking News:

Kisah Haru Bocah Sembilan Tahun, Tempuh 16 Km Demi Rawat Ibunya yang Mengalami Pembengkakan Jantung

Yulia Rahmatin Hasibuan nekat tempuh jarak 16 kilometer demi rawat ibunya yang sakit pembengkakan jantung

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Yulia Rahmatin Hasibuan alias Fatin, duduk memeluk ibunya diatas karpet lesu untuk tidur 

TRIBUN-MEDAN.com,KISARAN-Kisah Haru Bocah Sembilan Tahun, Tempuh 16 Km Demi Rawat Ibunya yang Mengalami Pembengkakan Jantung

Rumah berdinding triplek yang ditinggali Juliana Napitupulu dan putri semata wayangnya Yulia Rahmatin Hasibuan menjadi saksi bisu, bagaimana keduanya bertahan hidup tanpa memegang uang sepeserpun.

Saat penyakit jantung Juliana kambuh, perempuan berusia 43 tahun ini cuma bisa berbaring di ruang tengah rumah mereka yang hanya berukuran 3 x 5 meter, di Desa Si Paku Area, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.

Pada Senin (1/2/2021) malam lalu, penyakit yang diidap Juliana kambuh dan nyaris merenggut nyawanya.

Kisah Pilu Gadis Weni Tania Ditinggal Ortu sejak Bayi, Dibunuh Sadis Bambu Tertancap di Tubuhnya

“Selain pembengkakan jantung, saya juga punya sakit lambung dan paru,” kata janda yang ditiggal suaminya ini, Jumat (5/2/2021) siang.

Lantaran waktu itu kondisi Juliana memburuk, anaknya yang akrab disapa Fatin kemudian bergegas pergi ke rumah tetangga.

Fatin mencoba meminjam uang untuk membawa ibunya ke rumah sakit.

“Malam itu kami modal nekat saja. Karena kami pun enggak pegang uang sama sekali.

Bahkan untuk ongkos becak, tetangga yang bayarkan,” kenang Juliana.

Tulisan Murid SD Tahun 1969 Mencengangkan lantaran Perkiraannya Tergenapi, Inilah Kisah di Baliknya

Di tengah malam buta, ibu dan anak ini menembus dinginnya malam menuju RSUD Haji Abdul Manan Simatupang.

Halaman
123
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved