Breaking News:

Bantu Pemuda Indonesia Kuliah di Luar Negeri, Rido Imam Ashadi Luncurkan Buku Pedoman TESOL

Alumni penerima beasiswa LPDP University of Sidney, Australia Rido Imam Ashadi meluncurkan buku berjudul Kuliah S2 TESOL Terbaik Dunia dengan Beasiswa

TRIBUN MEDAN / HO
Alumni penerima beasiswa LPDP University of Sidney, Australia Rido Imam Ashadi. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dilatarbelakangi minimnya buku mengenai Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL) di Indonesia, Alumni penerima beasiswa LPDP University of Sidney, Australia Rido Imam Ashadi meluncurkan buku berjudul Kuliah S2 TESOL Terbaik Dunia dengan Beasiswa pada Minggu (7/2/2021).

Bekerjasama dengan Komunitas beasiswa, Medan Youth Forum ini membuat acara peluncuran virtual yang diikuti oleh puluhan peserta melalui Zoom.

Dalam peluncuran virtual tersebut, Ridho memaparkan penjelasan mengenai Kuliah di Luar Negeri dan referensi mengenai TESOL di Indonesia.

Rido mengungkapkan bahwa latar belakang ia menulis buku ini dikarenakan sangat sedikit referensi mengenai spesialisasi buku TESOL ke terjemahan bahasa Indonesia.

"Sebenarnya ada tiga alasan tertarik menulis buku ini yaitu dari pengalaman mencari buku informasi mengenai TESOL yang ternyata tidak banyak menulis itu. Waktu itu saya mengumpulkan informasi dari Blog, Youtube, cerita orang dan dosen yang pernah kuliah di Luar Negeri.

Tapi kalau misalnya dia yang ingin kuliah jurusan TESOL tapi tidak punya dosen atau referensi. Di Indonesia masih sedikit literatur yang membahas TESOL dengan bahasa Indonesia," ungkap Rido kepada tribun-medan.com, Senin (8/2/2021).

Sebagai alumnus dari University of Sidney, Rido menyadari begitu banyak sarjana Bahasa Inggris selain ingin mengajar, begitu banyak lulusan yang ingin lanjut kuliah di luar negeri.

Terkait hal ini, Rido berharap agar karyanya dapat menjadi buku pedoman untuk para mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah dengan jurusan TESOL.

"Ada berpuluh ribuan mahasiswa yang berkaitan dengan jurusan bahasa Inggris ini. Mereka mungkin mau buka les atau mengajar, tapi ada satu pilihan lagi yaitu kuliah S2 TESOL di Luar Negeri.

Kalau misalnya tidak ada referensi ini, mungkin mereka akan bertanya gimana caranya kuliah di luar negeri. Buku ini diharapkan bisa menjadi panduan yang sebelumnya kuliah di nonkependidikan dapat juga menempuh jurusan TESOL," ujarnya.

Terkait isi mater buku, Rido menyebutkan jika buku ini ditulis dengan melakukan riset selama satu tahun dari beberapa negara seperti Amerika, Eropa, Asia, maupun Australia.

"Hampir setahun untuk meriset buku ini saat pulang ke Indonesia tahun 2017 ke 2018 proses penulisannya. Dari 240an halaman ini saya melakukan riset dengan menghubungi teman-teman yang ada di negaranya," kata Rido.

"Teman-teman yang tidak punya mentor, kita harap buku ini bisa menjadi pegangan. Tujuan utama kita bukan untuk komersil tapi untuk membantu semua teman-teman yang ingin melanjutkan kuliah TESOL," ucapnya.

Buku Kuliah S2 TESOL Terbaik Dunia dengan Beasiswa dapat diorder dengan sistem pre-order melalui seluruh akun sosial media Rido Imam Ashadi.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved