Breaking News:

Diperkirakan Ramai Saat Liburan Imlek, Dinas Kesehatan Toba Siapkan Pembatasan dan Penjagaan

Satgas Covid-19 akan membicarakan secara detail apa yang harus dilakukan untuk membatasi kegiatan masyarakat dan penjagaan di masa libur Imlek.

Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, dr Juliwan Hutapea. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE -  Dinas Kesehatan Kabupaten Toba memperkirakan pengunjung akan ramai pada liburan Imlek,  Jumat (12/2/2021). Peningkatan jumlah pengunjung pada masa libur Imlek ini diperkirakan sama seperti masa Natal dan Tahun Baru.

Hal ini juga merujuk pada penyebaran Covid-19 yang masih tetap terjadi.

“Iya, pengalaman kita padal libur Natal dan Tahun Baru kan ada peningkatan apalagi daerah Toba ini daerah wisata. Dengan Hari Raya Imlek, tentu nanti akan banyak yang datang ke Toba ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, dr Juliwan Hutapea saat dikonfirmasi Selasa (9/2/2021).

Terkait hal ini. Satgas Covid-19 akan membicarakan secara detail apa yang harus dilakukan untuk membatasi kegiatan masyarakat dan penjagaan di masa libur Imlek.

“Jadi, kita dari Gugus Tugas juga perlu mewaspadai ini sebelum hari H. kita tadi sudah berkoodinasi dengan pihak Satgas mungkin ada rapat berikutnya terkait hal ini,” sambung dr Juliwan Hutapea.

Di masa libur, katanya, tentu pengunjung akan juga menempati hotel-hotel ataupun penginapan yang ada di Balige.

Dengan demikian, pihak Satgas akan memastikan pemberlakuan protokol kesehatan di kawasan hotel maupun penginapan.

“Kita dari Dinkes bekerjasama dengan puskesmas-puskesmas yang menangani hotel-hotel yang dikunjungi. Nah, protokol kesehatan yang mesti diperketat misalnya dengan adanya pengukuran suhu dan orang-orang yang mencurigakan akan terpapar Covid-19 agar segera dirapid antigen,” katanya.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan tetap melakukan penanggulangan penyebaran Covid-19, khususnya menjelang libur Imlek mendatang.

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya menyampaikan, pihaknya akan memberikan sanksi bagi masyarakat yang membandel untuk menjalankan protokol kesehatan.

“Nanti, kalau ada masyarakat yang tidak mematuhi prokes, kita akan berikan sanksi. Terkait pengetatan prokes di libur Imlek itu masih akan kita rapatkan bersama dengan stakeholder maupun dengan satgas Covid-19. Kita akan mempersiapkan langkah-langkah yang akan kita tempuh untuk libur Imlek ini,”pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved