Breaking News:

Rachmad Hidayat Dilema Memilih Gomes atau Ansyari, Beri Jawaban Berdasarkan Pengalaman

Manajemen PSMS Medan belum menentukan sosok yang tepat untuk menjabat sebagai pelatih kepala. Perpanjangan Gomes atau menaikkan jabatan Ansyari.

Tribun-Medan.com/Chandra Simarmata
Gelandang serang eks penggawa PSMS Medan, Rachmad Hidayat 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kekosongan kursi Pelatih kepala PSMS Medan menimbulkan tanda tanya besar. Ansyari Lubis yang menjabat sebagai Asisten Pelatih hanya menerima mandat sebagai pelatih sementara selama waktu yang tidak ditentukan. Sementara, Gomes de Oliveira yang sempat menjabat sebagai pelatih kepala masih berada di Surabaya, dengan status habis kontrak.

Manajemen Ayam Kinantan juga masih bimbang untuk menyodorkan kontrak baru kepada Gomes atau menaikkan jabatan Ansyari Lubis. Semua masih belum pasti.
Pertimbangan sosok terbaik juru taktik Ayam Kinantan juga menjadi dilema kepada pemain. Karena, keduanya digadang-gadang masih layak ditunjuk menduduki kursi panas head coach tim berjuluk the killer itu.

Gelandang PSMS Medan, Rachmad Hidayat memberikan respons terkait itu. Ia mengaku sulit menentukan pilihan jika disodorkan dua nama itu. Dia pun mengaku tak bisa menentukan pilihan sendiri.
"Kalau pilihan itu aku gak bisa milih ya. Kalau bagi aku sendiri mau coach Gomes maupun Uwak (Panggilan akrab Ansyari) mereka sama-sama pelatih bagus. Saya juga sama-sama sudah pernah dilatih mereka (Gomes dan Ansyari)," ujarnya, Selasa (9/2/2021).

Namun Pesepakbola yang sudah malang melintang di banyak klub besar di Indonesia ini mengaku tak terlalu permasalahkan apakah Uwak atau Gomes yang bakal menukangi PSMS.
Dikatakannya, Gomes merupakan pelatih PSMS di Liga 2 2020, sedangkan Ansyari merupakan asistennya.

Rachmad pun menilai kedua juru taktik andal itu sama-sama layak karena memiliki kualitas dan kapabilitas.
Karena itu, menurut mantan penggawa Persib Bandung dan Persija Jakarta ini, soal penentuan pelatih ada di tangan manajemen. Dia pun menyerahkan keputusan itu kepada manajemen. "Menurut aku keputusan bisa ada di manajemen. Karena manajemen yang mengambil keputusan yang terbaik untuk PSMS," kata eks gelandang Sriwijaya FC ini.

Lebih lanjut kata Rachmad, sebagai pesepakbola profesional siap saja jika nantinya manajemen Ayam Kinantan memutuskan apakah bakal kembali menunjuk Gomes ataupun Ansyari Lubis. Anak Medan ini pun siap membela PSMS sekuat tenaga. Apalagi PSMS juga punya target besar naik kasta ke Liga 1

"Aku sih sebagai pemain siap saja dilatih antara mereka. Uwak juga sudah pernah, Gomes juga sudah pernah dan sama-sama bagus," pungkas pemain kelahiran 1991 ini.

Untuk diketahui, PSMS Medan saat ini memang masih belum memiliki pelatih kepala defenitif untuk mengarungi kompetisi musim 2021. Kondisi ini pascahabisnya kontrak pelatih asal Brasil Gomes de Oliveira pada akhir 2020 lalu. Sebelumnya Gomes menggantikan Philep Hansen yang hengkang pada September 2020 lalu.(can/tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Tommy Simatupang
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved