Breaking News:

Update Covid19 Sumut 10 Februari 2021

Dana Insentif Honorer Covid-19 Belum Dibayar, Dinkes Kota Medan dan RS Pirngadi Saling Lempar Bola

Kelengkapan berkas, pengusulan, hingga kesiapan untuk insentif bagi nakes tersebut bukanlah gawean Dinas Kesehatan Kota Medan. 

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/ARJUNA
SEJUMLAH tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan berdemo, Rabu (10/2/2021).Hal ini dikarenakan dana insentif belum dibayar. 

TRIBUN-MEDAN .COM, MEDAN - Belasan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan berdemo di pelataran rumah sakit tersebut, Rabu (10/2/2021). Dua pihak dalam hal ini yakni Dinas Kesehatan Kota Medan dan RS Pirngadi saling lempar bola.

Kabid Pelayanan Medis RSUD dr Pirngadi Medan dr Risma mengatakan tidak membantah hal tersebut.

Namun, dia mengaku tidak mengetahui di mana kendala  pencairan insentif para nakes ini.

"Kemarin itu memang sudah dijanjikan dinas kalau insentif bulan Mei sampai Desember akan dibayar di bulan Februari 2021. Tapi sampai sekarang belum ada pembayaran. Kita tidak tahu apa kendalanya, tanya kesanalah," kata dr Risma.

Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi mengatakan, masalah tersebut hanya masalah internal rumah sakit Dr Pirngadi dengan para petugas medisnya.

"Itu urusan internal Pirngadi. Harusnya manajemen Pirngadilah yang menjelaskan semua," kata Edwin. 

Edwin beranggapan, pihak manajemen RSUD dr Pirngadi Medan tahu persis bagaimana prosedurnya. Mulai dari kelengkapan berkas, pengusulan, hingga kesiapan untuk insentif bagi nakes tersebut bukanlah gawean Dinas Kesehatan Kota Medan. 

Kasubag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan Edison Peranginangin mengaku sudah menyampaikan berkas para perawat Covid-19 ke Dinas Kesehatan Medan. Selain itu dirinya juga membantah kalau berkas yang dikirimkan tidak lengkap.

"Jangan mendahului. Coba dipertanyakan di sana (Dinas Kesehatan) dimana kendalanya. Uangnya dikirim ke rekening masing-masing itu. Petugas yang diusulkan ada 100-an lebih," ujarnya.(jun/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved