Breaking News:

News Video

Gunung Sinabung Sering Erupsi Kecil, Satgas Tanggap Darurat Lakukan Patroli Zona Merah

Belakangan ini, aktivitas vulkanik dari dalam Gunung Sinabung tercatat kembali mengalami peningkatan.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Bobby Silalahi

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, NAMANTERAN - Belakangan ini, aktivitas vulkanik dari dalam Gunung Sinabung tercatat kembali mengalami peningkatan. Seperti diketahui, beberapa waktu terakhir Sinabung sudah beberapa kali mengeluarkan erupsi skala kecil dan banyaknya aktivitas guguran.

Melihat kondisi ini, tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) tanggap darurat Gunung Sinabung langsung melakukan patroli dan pengecekan ke sekitar zona merah, Rabu (10/2/2021). Diketahui, patroli ini dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan dari dampak bahaya bencana Gunung Sinabung terutama di sekitar lingkar Sinabung.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) tanggap darurat Gunung Sinabung Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto, menjelaskan patroli ini dilakukan mengingat aktivitas vulkanik Gunung Sinabung dalam beberapa waktu terakhir cukup signifikan. Dirinya mengatakan, dengan dilakukannya patroli ini pihaknya juga berharap agar tidak ada lagi masyarakat yang memasuki dan mendekat ke zona merah.

"Patroli ini kita lakukan di sekitar lingkar zona merah Gunung Sinabung, dengan harapan kita mengimbau masyarakat yang sampai saat ini masih ada yang nakal," ujar Eko.

Eko menjelaskan, nakal yang dimaksud ini dalam artian bagi masyarakat yang masih saja nekat memasuki zona merah padahal hampir setiap waktu baik dari personel gabungan TNI dan Polri maupun instansi terkait sudah berulang kali memberikan imbauan dan peringatan. Dirinya mengatakan, adapun masyarakat yang masih saja nekat masuk ke zona merah mulai dari masyarakat yang masih memiliki lahan pertanian di sekitar lingkar Sinabung yang sudah masuk zona merah.

"Mereka yang masih memiliki ladang ataupun rumah di sana (zona merah), padahal sudah diimbau untuk tidak kembali ke ladangnya yang ada di sana," katanya.

Selain itu, Eko juga mengatakan mengingat sampai saat ini potensi erupsi dan guguran lava semakin besar inilah yang harus menjadi perhatian bersama. Dirinya menyebutkan, melalui patroli ini pihaknya juga sekaligus mengimbau kepada masyarakat jika potensi bencana Gunung Sinabung ini masih cukup tinggi.

"Kondisi lava yang ada di puncak Sinabung ini, sudah bervolume kurang lebih empat juta kubik. Ini sangat berpotensi terjadi guguran, dengan patroli ini kita juga berharap menghindari hal yang tidak diinginkan apabila terjadi guguran," ungkapnya.

Lebih lanjut, Eko mengimbau secara tegas kepada masyarakat yang masih memiliki kepentingan mulai dari bertani maupun sekedar berwisata ke sekitar lereng Sinabung untuk mengunrungkan niatnya. Dirinya mengatakan, seperti diketahui di salah satu titik lereng Sinabung masih ada yang digunakan sebagai ajang wisata bagi masyarakat, untuk itu dirinya kembali meminta kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan kunjungan ke sana.

"Sekali lagi kita imbau secara tegas agar tidak kembali memasuki zona merah yang telah ditentukan, untuk menjamin keselamatan kita bersama," ucapnya.

Amatan www.tribun-medan.com, tim gabungan dari Kodim 0205/TK, Polres Tanah Karo, BPBD Kabupaten Karo, dan Satpol-PP Kabupaten Karo, menyisir lokasi yang sering dipakai untuk berlibur yaitu Danau Lau Kawar, di Dusun Lau Kawar, Kecamatan Namanteran. Di sana, personel gabungan melihat masih banyak masyarakat yang berkunjung baik menikmati alam maupun melakukan aktivitas memancing.

Melihat banyaknya masyarakat yang mengabaikan rambu larangan memasuki zona merah ini, personel langsung melakukan dialog untuk memberitahukan kepada pengunjung jika kawasan tersebut merupakan zona merah. Selain itu, personel juga meminta kepada pengunjung agar segera meninggalkan kawasan zona merah, terlebih hari ini Sinabung sempat kembali mengalami guguran dengan skala kecil.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved