Breaking News:

Vaksinasi Massal Tenaga Kesehatan

Ikut Pekan Vaksinasi Covid-19 di Sumut, Tenaga Kesehatan Berharap Bisa Putus Mata Rantai Penyebaran

Harapannya semua warga bisa divaksin seluruhnya agar nantinya bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

TRIBUN MEDAN/VICTORY
PARA tenaga kesehatan yang mengikuti Pekan Vaksinasi Covid-19 Sumut mendapat tanggapan positif yang diadakan, Rabu (10/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Para tenaga kesehatan yang mengikuti Pekan Vaksinasi Covid-19 di Sumut memberi tanggapan positif pascamendapat vaksin, Rabu (10/2/2021). 

Satu diantaranya adalah dr Vera Simorangkir, seorang dokter yang membuka praktik pribadi di Kelurahan Medan Johor dan Dosen Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nomensen.

"Rasanya biasa saja karena sudah pernah divaksin-vaksin  lainnya dan merasa lebih safety. Saya dapat info pertama kali dari WhatsApp grup di kedokteran dan saya langsung registrasi. Harapannya semua warga bisa divaksin seluruhnya agar nantinya bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya.

Tenaga medis lainnya, drg Tanti Sitepu yang merupakan dokter di Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara berharap, vaksin ini bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Saya berharap Corona segera berakhir dan vaksin berjalan lancar efektif untuk seluruh tenaga kesehatan," ungkapnya. 

Sedangkan perawat di Klinik Ar-Rahman Multatuli, Fany Simbolan (34) berharap vaksinasi ini bisa mengurangi pemaparan. 

"Saya mau karena saya garda terdepan. Saya berharap setelah saya di vaksin kalaupun terpapar gejalanya ringan yang saya alami, jadi resiko dalam pekerjaan lebih ringan dan kerjanya lebih enak.S ya dapat kabar dari dokter di klinik untuk ikut vaksinasi. Jadi memang dapat surat rekomendasi dari dokter. Lalu kami daftar sendiri melalui website yang dikasih sama dokter. Selanjutnya saya berharap semua masyarakat ikut divaksin. Jangan hanya kami saja yang dapat vaksin gratis seperti ini. Kita pun ingin mewujudkan Indonesia yang bebas covid," tuturnya. 

Sementara itu, anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Provinsi Sumut dr. Restuti Hidayani Saragih menjelaskan hingga penutupan pekan vaksinasi, total pendaftar sebanyak 3.170 dengan total pendaftar yang hadir sebanyak 2.575 dan jumlah yang divaksin 2.175 orang. 

"Sebagian tidak datang, sebagian ada yang tidak lolos skrining," cetusnya. 

Restuti menjelaskan untuk proses vaksinasi terhadap nakes sebelumnya mengalami beberapa hambatan seperti masalah data yang tidak tercover semuanya.

Selain itu, ada juga beberapa nakes yang tidak mendapat nomor registrasi di peduli lindungi. 

"Kemarin sudah diatasi dengan mendatangi fasilitas kesehatan manapun. Tetapi belum mencapai target. Makanya hari ini dilakukan pencanangan vaksinasi massal," ungkapnya. 

Restuti menerangkan kegiatan ini untuk menggaet para nakes, mulai dari doker, asisten nakes, tenaga penunjang medis misanya supir ambulans, dan tenaga kebersihan rumah sakit. 

"Kegiatan seperti ini, Minggu lalu sudah dilakukan di Jakarta. Nah, nanti sampai 17 Februari 2021, kegiatan ini akan diikuti 32 kabupaten dan kota," katanya.

"Ada fasilitas kesehatan yang turut serta melengkapi, seperti RSUP Adam Malik, RS USU, RS Pirngadi, serta lima puskesmas di kota Medan," tambah Restuti.(vic/tribun-medan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved