Breaking News:

Wali Kota Binjai Juliadi Meninggal

BREAKING NEWS: Wali Kota Binjai Terpilih Juliadi Meninggal, 11 Hari Dirawat karena Covid

Juliadi menghembuskan nafas terakhir pukul 22.44 WIB di ruang ICU RS Thamrin. 

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
HO / TRIBUN MEDAN
WALI Kota Binjai Terpilih, Juliadi. 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Wali Kota Binjai terpilih, Juliadi meninggal dunia sebelum resmi dilantik, tadi malam, Selasa (9/2/2021). Teka teki tentang penyebab meninggalnya Juliadi diungkapkan Kadis Kesehatan Binjai, sekaligus Tim Gugus Tugas Covid-19, dr Sugianto.

Saat dikonfirmasi tribun-Medan.com, Selasa (9/2/2021) malam, Sugianto mengatakan, Juliadi menghembuskan nafas terakhir di RS Bunda Thamrin Medan, setelah dirawat dan isolasi sebagai pasien yang terpapar Virus Covid-19.

"Iya saya baru dengar kabarnya barusan. Pukul berapanya saya masih pastikan. Benar kabar Pak Juliadi meninggal dunia. Saya mau koordinasi jam berapanya ke rumah sakitnya ini," kata dr Sugianto.

Tak lama berselang, dr Sugianto kembali memberi kabar setelah berkoordinasi dengan pihak RS. Dia mengatakan Juliadi menghembuskan nafas terakhir pukul 22.44 WIB di ruang ICU RS Thamrin. 

"Tadi saya sudah koordinasi dengan direktur RS, dapat kabar Pak Juliadi meninggal dunia pukul 22.44 WIB di ruang ICU di RS Bunda Thamrin. Dia sudah dirawat sebagai pasien Covid-19 selama sebelas hari dari tanggal 30 Januari," ungkapnya. 

Diketahui Wali Kota Binjai terpilih, Juliadi sempat batal menghadiri rapat paripurna pleno penetapan kepala daerah terpilih periode 2021-2024 di Gedung Sementara Ovany, Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara. Belakangan diketahui bahwa Juliadi terkonfirmasi positif Covid-19.

Juliadi terpapar Covid-19 sebelum resmi dilantik menjadi Wali Kota. Namun, hingga kini belum ada jadwal resmi kapan Wali Kota Binjai dan Wali Kota Binjai terpilih akan dilantik. 

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum Kota Binjai resmi menetapkan pasangan Juliadi-Amir sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai terpilih periode 2021-2024. Penetapan ini merupakan hasil Rapat Pleno yang digelar di Graha Kardopa, Jalan Sultan Hasanuddin, Binjai Kota, Kamis (21/1/2021) silam. 

Ketua KPU Binjai Zulfan Effendi menerangkan, penetapan ini berdasarkan PKPU No:5 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas PKPU No:15 tahun 2019 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020. Penetapan juga berdasarkan PKPU No:9 Tahun 2018 Tentang Hasil Rekapitulasi Perhitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Pimpinan Daerah. (dyk/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved