Breaking News:

Evaluasi Sirekap Pilkada 2020, KPU Provinsi Minta Masukan dari KPPS dan KPUD di Toba

Di kabupaten Toba, pelaksanaan Sirekap berjalan 100 persen sebab dilakukan dengan online maupun offline.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
PELAKSANAAN evaluasi Sirekap di Aula Kantor KPUD Toba, Jumat (12/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara Ira Wirtati mendatangi KPUD Toba pada hari ini, Jumat (12/2/2021).

Tujuannya mendengarkan secara langsung keluhan terkait penerapan Sirekap dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2020 yang lalu. 

Dari hasil pembicaraan bersama KPPS di Toba, Ira menuturkan, kendala utama pelaksanaa Sirekap adalah kesulitan jaringan internet di beberapa desa.

Di Toba, pelaksanaan Sirekap berjalan 100 persen sebab dilakukan dengan online maupun offline.

“Tadi bisa saya lihat sedikit ada kendala jaringan di beberapa desa yang tidak ada jaringan atau dalam istilah kita blank spot. Nah terhadap desa atau TPS yang tidak ada jaringan, tentu ada pilihan-pilihan lain, diantaranya sirekap dilakukan dengan offline. Kemudian prosesnya dilakukan di tingkat kecamatan. Sehingga di Toba memang sudah tercapai 100 persen,” ujar Ira Wirtati saat ditemui di kantor KPUD Toba, Jumat (12/2/2021).

Pada evaluasi yang berlangsung di Aula Kantor KPUD Toba, terlihat sejumlah anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) dari masing-masing kecamatan hadir dalam diskusi tersebut dan berbagi pengalaman selama pemungutan suara berlangsung Rabu (9/12/2020) lalu.

“KPU RI punya agenda untuk dilakukan evaluasi Sirekap di setiap KPUD Kabupaten dan Kota. Tujuannya adalah dalam pelaksanaan Sirekap tanggal 9 Desember yang lalu, di beberapa tempat mungkin ada kendala. Tapi di beberapa tempat lain, pelaksanaan Sirekap ini lancar dan tidak ada kendala,” ujarnya.

Dirinya berharap dengan adanya masukan dari seluruh anggota KPPS maupun KPUD Toba, penerapan Sirekap pada pemungutan suara mendatang semakin matang.

Dikatakannya, pemberlakuan Sirekap memudahkan masyarakat mengakses hasil pemungutan suara secara cepat dan real time.

“Dalam penyempurnaan aplikasi Sirekap itu perlu menerima masukan dan tanggapan dari penyelenggara sampai pada level bawah. Termasuk dari KPPS dari PPS dan PPK. Kira-kira dari pelaksanaan Sirekap kemarin, ada enggak kendala yang dihadapi satu daerah. Apakah yang dihadapi satu daerah juga dihadapi daerah lain atau di beberapa daerah tidak ada kendala,” lanjut Ira.

Dalam evaluasi tersebut, dirinya menuturkan, berlangsungnya Sirekap masih butuh pemutakhiran agar hasilnya optimal, dan masyarakat lebih cepat mengakses hasil pemungutan suara pascapilkada.

“Demi perbaikan Sirekap ke depan tentu kita melakukan evaluasi. Kalau di Sumatera Utara secara umum, 100 persen berhasil  dan termasuk yang di Toba. Capaian pelaksanaan pekerjaan Sirekap itu berhasil kalaupun keberhasilan itu di hari H, itu beberapa hari kemudian,” pungkas  Ira Wirtati.(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved