Breaking News:

Sudah Sebulan, Lautan Sampah di Jalan Meteorologi Percut Seituan Tak Kunjung Diangkut

Sampah yang mengular ini tampak sepanjang 20 meter di dalam parit yang baru dilakukan penggalian.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
TUMPUKAN sampah tampak mengular menggenangi galian parit di tepi Jalan Meteorologi Raya, Kecamatan Percut Sei tuan Kabupaten Deli Serdang, Jumat (12/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sudah lebih dari satu bulan lautan sampah yang menggenangi galian parit di tepi Jalan Meteorologi Raya, Kecamatan Percut Sei tuan Kabupaten Deli Serdang tak kunjung diangkut.

Sampah yang mengular ini tampak sepanjang 20 meter di dalam parit yang baru dilakukan penggalian.

Tampaksejumlah pengepul memungut sampah untuk dijual kembali.

Seorang warga, Tata mengatakan, sudah lebih dari satu bulan sampah tersebut menggenang dan belum ada tindakan dari pemerintah setempat.

"Kemarin mereka menggali drainase sampai tembus ke bawah jembatan itu. Tapi enggak ada tindak lanjut. Sampah pun dibiarkan saja berserak dan tergenang di parit," ujarnya kepada tribun-medan.com, Jumat (12/2/2021).

Dirinya mengaku ada perubahan semenjak penggalian parit dilakukan. Seperti saat hujan beberapa hari lalu, banjir tidak lagi parah seperti sebelumnya.

"Memang enggak banjir lagi. Cuman kan sampahnya jangan lah begitu. Enggak enak dilihat, kotor dan bau," katanya.

Diketahui, wilayah ini juga merupakan kawasan yang kerap dilanda banjir saat hujan deras turun.

Banjir biasanya setinggi betis orang dewasa atau lebih.

Berdasarkan keterangan warga, banjir juga terjadi akibat tidak adanya salurang drainase yang dibangun.

Halaman
12
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved