Breaking News:

42% Nakes di Sumut Sudah Divaksin, Gubernur Edy: Belum Ada Laporan Mereka Kena Covid Usai Disuntik

Gubernur Edy Rahmayadi menyebutkan saat ini sudah 42 persen dari total 72.451 orang tenaga kesehatan yang ada di Sumut telah vaksinasi covid-19

TRIBUN MEDAN/VICTORY
PARA tenaga kesehatan yang mengikuti Pekan Vaksinasi Covid-19 Sumut mendapat tanggapan positif yang diadakan, Rabu (10/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyebutkan saat ini sudah 42 persen dari total 72.451 orang tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Sumut telah menjalani vaksinasi covid-19.

Menurut Edy, berdasarkan laporan yang ia terima, seluruh nakes yang telah divaksin itu kini dalam kondisi baik. Bahkan ia memastikan, usai menjalani penyuntikan Vaksin Sinovac, tidak ada laporan mereka justru positif terpapar covid-19.

Sehingga ia berharap proses vaksinasi terhadap para nakes dapat terus dilakukan hingga mencapai 100 persen.

"Dari hasil evaluasi sementara, tenaga kesehatan atau nakes sudah 42 persen yang divaksin. Itu semua menunjukkan tren yang baik. Tidak ada seorang nakes pun yang sudah divaksin terpapar covid-19. Saya belum mendengar atau pun laporan nakes terpapar," kata Edy, Sabtu (13/2/2021).

MENOHOK Statement Satgas Covid-19 Terkait Dosen Nonmedis USU Bisa Divaksin Bersama Nakes

Dosen USU Bukan Prioritas Vaksinasi Dapat Suntikan, Ini Kata Jubir Satgas!

FOTO di akun Facebook seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya USU bernama Wara Sinuhaji yang divaksin pada Pekan Vaksinasi Covid-19, Kamis (12/2/2021).
FOTO di akun Facebook seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya USU bernama Wara Sinuhaji yang divaksin pada Pekan Vaksinasi Covid-19, Kamis (12/2/2021). (TRIBUN MEDAN/HO)

Meski demikian, kata Edy, para nakes tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan dan selalu disiplin melaksanakan 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Sebab, para nakes sampai saat ini masih sebagai garda terdepan yang bertugas merawat para pasien positif terpapar virus corona.

"Tetapi bukan berarti terus nanti nakes bisa seenaknya. Tidak. Tapi yang pasti saat ini setelah divaksin terakhir di tanggal 6 Februari, itu menunjukkan bahwa nakes kita dalam kondisi baik. Apakah karena dia displin menerapkan 3 M atau karena vaksinnya, Allahualam," ucap mantan Ketua Umum PSSI itu.

Sementara itu, terkait angka penularan covid-19 di Sumut, Edy menerangkan bahwa Medan sebagai penyumbang tertinggi pasien positif virus corona.

INILAH Shio Beruntung di Tahun Kerbau Logam, Simak Sektor Usaha yang Bersinar

Viral Aksi Pria Bacok Pengguna Warnet di Sunggal, Terekam CCTV

Hal itu, lanjut Edy, lantaran banyak orang dari berbagai daerah masuk ke Kota Medan, sehingga tingkat mobilitas masyarakat di ibu kota Sumut itu cukup tinggi dan rentan akan penularan covid-19.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved