Dana Insentif Nakes RS Pirngadi Belum Cair Jadi Tanda Tanya Besar
Rudiyanto mengatakan, munculnya kasus ini kepermukaan menunjukan ada persoalan serius di dalam manajemen RSUD Pirngadi dan Dinas Kesehatan.
TRIBUN-MEDAN.com-Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan, Rudiyanto Simangunsong meminta agar persoalan belum cairnya dana insentif untuk tenaga kesehatan di RS Pirngadi Medan segera diatasi.
Sejumlah tenaga kesehatan di RS Pirngadi unjuk rasa agar Pemko Medan segara membayarkan insentif Covid-19 yang menjadi hak mereka. Mereka mengaku belum mendapatkan insentif sejak Mei 2020.
Rudiyanto mengatakan, munculnya kasus ini kepermukaan menunjukan ada persoalan serius di dalam manajemen RSUD Pirngadi dan Dinas Kesehatan.
"Apa yang menyebabkan persoalan ini berlarut? Hingga dana yang seharusnya menjadi hak tenaga kesehatan tidak dibayarkan hingga delapan bulan lamanya?" ujarnya, Jumat (12/2/2021).
Ketua Komisi I DPRD Kota Medan ini mengatakan, keberadaan nakes di saat pandemi harusnya menjadi prioritas bersama dikarenakan mereka menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi.
"Informasinya belum jelas. Pemko (Bagian Keuangan) kabarnya sudah mentransfer dana ini ke Dinas Kesehatan. Namun kenyataannya dana tersebut belum diterima para nakes. Ini menjadi tanda tanya besar?" ungkapnya.
Rudiyanto menyarankan agar persoalan ini segera dituntaskan.
"DPRD juga akan merespon persoalan ini. Kita mengupayakan persoalan ini bisa dituntaskan segera sehingga nakes bisa fokus dengan tugas dan kewajibannya," ucapnya. (cr14)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/demo-nakes-1.jpg)