Breaking News:

Fakhri Husaini Masuk Bursa Calon Pelatih PSMS, King: Bukan Ansyari tak Bagus

Bursa pelatih PSMS sudah muncul beberapa nama beken. Julius Raja mengungkapkan ada beberapa nama menjadi incaran.

Tribun Medan / Danil Siregar
Fakhri Husaini 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  Bursa pelatih PSMS sudah mencuat beberapa nama. Selain, Ansyari Lubis yang masih memimpin skuat Ayam Kinantan, ada nama beken lain. Sekretaris PSMS, Julius Raja membeberkan nama yang kemungkinan memimpin Paulo Sitanggang dkk. 

Julius yang akrab disapa King ini mengungkapkan nama pelatih yang menjadi incaran yakni pelatih berkebangsaan Brasil Gomes de Oliveira, pelatih yang lalang melintang di klub Liga 1 Bambang Nurdiansyah, mantan pelatih Timnas U-19 Fakhri Husaini, dan asisten pelatih PSMS saat ini Ansyari Lubis. Semua nama itu menjadi pilihan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. 

Julius Raja
Julius Raja (Tribun-Medan.com/Sofyan Akbar)

"Jadi sekarang kita, kalau memang mau, kita lihat siapa yang pas jadi pelatih. Termasuk Ansyari Lubis. Dulu Gomes dan Ansyari kemarin partner kenapa tidak kita ulang," ujar King, Sabtu (13/2/2021).

Saat disinggung tentang Ansyari Lubis tampaknya King tidak langsung memberikan respons positif. Berbeda dengan Manajer PSMS Medan, Mulyadi Simatupang. Sebelumnya, Mulyadi sudah memberikan sinyal bakal menaikkan jabatan Ansyari Lubis sebagai pelatih kepala.  Meskipun memantapkan pilihan ke Ansyari, tetapi masih perlu menunggu kesepakatan dari semua pengurus Ayam Kinantan.

King menilai perlu mencari sosok yang lebih baik untuk menukangi klub berjuluk Ayam Kinantan dalam mengarungi kompetisi Liga 2 2021. Menurutnya, kursi pelatih harus benar-benar maksimal dalam strategi lapangan. "Konsekuen harus yang bagus pelatih. Artinya bukan Ansyari tidak bagus, termasuk Fakhri Husaini. Tetapi, semua Pak Edy langsung yang menentukan siapa pelatih. Termasuk Pak Edy langsung menghubungi Fahri Husaini," kata King.

Namun King mengatakan bila kompetisi pramusim berjalan, skuat PSMS bakal dipimpin oleh Ansyari Lubis. Dari kompetisi itu, manejemen bakal menilai kemampuannya.
Tetapi, King juga menyinggung status Ansyari yang merupakan pelatih sepak bola PON. Ia menegaskan, Ansyari harus melepas jabatan pelatih PON bila ditunjuk menjadi pelatih PSMS Medan.

"Ini juga menyangkut asprov sama KONI. Karena dia (Ansyari) pelatih PON. Jadi jangan kita cari pelatih yang masih pelatih PON. Kalau seandainya dia diputuskan menjadi pelatih kepala, tentu dia harus melepas pelatih PON. Kan tidak boleh dua nanti ditakutkan terpecah konsentrasinya,"katanya.

Manajer PSMS Medan Mulyadi Simatupang saat di Kebun Bunga, Jumat (23/10/2020).
Manajer PSMS Medan Mulyadi Simatupang saat di Kebun Bunga, Jumat (23/10/2020). (Tribun-Medan.com/Sofyan Akbar)

King pun mengakui bila Mulyadi begitu tertarik dengan Ansyari Lubis. Namun, manajemen perlu melapor ke Ketua PSMS, Edy Rahmayadi, dan Direktur PSMS, Kodrat Shah.(akb/tribun-medan.id)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Tommy Simatupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved