Breaking News:

Ditutup 14 Hari, Pengelola Medan Night Market Tak Peduli Upaya Pencegahan Covid-19

Pengelola Medan Night Market tidak peduli dengan upaya bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan. ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
PETUGAS Satgas Covid-19 Kota Medan melakukan penutupan sementara lokasi kuliner dan hiburan Medan Night Market di Jalan Adam Malik Medan, Sabtu (13/2/2021) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Satgas Covid-19 Kota Medan melalui Dinas Pariwisata dan Satpol PP Kota Medan melakukan penutupan sementara lokasi kuliner dan hiburan Medan Night Market di Jalan Adam Malik Medan, Sabtu (13/2/2021) malam.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Tim Satgas dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) Kota Medan Muhammad Sofyan bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono. 
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sofyan mengatakan pengelola Medan Night Market tidak peduli dengan upaya bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
"Telah berulang kali kami ingatkan, namun masih dilanggar juga hingga akhirnya kami harus bertindak tegas dengan menutup sementara tempat usaha tersebut," ungkap Sofyan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Selanjutnya Sofyan berharap pelaku usaha lainnya untuk tetap mematuhi Perwal Nomor 27 Tahun 2020 dan kebijakan pemerintah lainnya sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
“Saya berharap semua usaha di Kota Medan terutama yang berpotensi untuk menimbulkan kerumunan agar mematuhi  semua peraturan dan ketentuan yang berlaku dimasa pandemi yang belum berakhir ini dan Pemerintah Kota Medan melalui Satpol PP dan OPD terkait di Pemko Medan akan terus melakukan pengawasan terhadap semua lokasi usaha," ujar Sofyan. 

Diketahui, pengelola Medan Night Market telah berulang kali diberikan peringatan untuk mematuhi pembatasan jam kegiatan usaha guna upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan berdasarkan SE Wali Kota Medan Nomor 440/0674 tanggal 9 Februari 2021.

Penutupan sementara selama 14 hari kelender ini ditandai dengan penyegelan pintu masuk dan keluar lokasi usaha dengan membuat Police PP Line dan menempelkan stiker tanda usaha ditutup untuk sementara dilokasi yang mudah dilihat masyarakat.(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved