Breaking News:

Gugatan Paslon Pilkada Medan

Gugatan Akhyar-Salman Gugur, Tim Pemenangan Bobby-Aulia Harap Penetapan Calon Terpilih Secepatnya

Setelah keputusan tersebut, KPU Kota Medan akan menggelar rapat pleno internal untuk menentukan jadwal penetapan wali kota terpilih.

TRIBUN MEDAN/HO
JURU bicara pasangan calon nomor urut 2, Ikrimah Hamidy. 

Tribun-medan.com, Medan - Mahmakah Konstitusi (MK) telah menyatakan perkara Nomor 41/PHP.KOT-XIX/2021 gugatan pasangan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi gugur.

Setelah keputusan tersebut, KPU Kota Medan akan menggelar rapat pleno internal untuk menentukan jadwal penetapan wali kota terpilih.

Ketua Tim Pemenangan Bobby-Aulia, Ikrimah Hamidy mengatakan, pihaknya menghargai keputusan MK tersebut. Ia pun menegaskan, tidak ada intervensi dalam keputusan tersebut.

"Bagi kita, pertama keputusan MK untuk penetapan gugur itu karena memang tidak ada dilanjutkan ya. Dan kita tidak ada melakukan intervensi apa pun terkait dengan keputusan MK tersebut,  sehingga kita menghargai keputusan MK yang memang sudah kita prediksi sebelumnya," ujarnya, Senin (15/2/2021).

Ikrimah mengatakan, pihaknya mengikuti prosedur yang ada. Ikrimah mengatakan, pihaknya berharap prosedur bisa berjalan dengan cepat karena dua hari lagi Akhyar Nasution habis masa jabatannya sebagai Wali Kota Medan.

"Kita berharap Kota Medan itu bisa segera memiliki pemimpin yang definitif," katanya.

Mengenai penetapan pasangan Bobby-Aulia menjadi wali kota dan wakil wali kota terpilih, Ikrimah mengatakan, tidak ada persiapan apa pun. Sebab hal tersebut merupakan ranah KPU.

Pihaknya hanya mengikuti prosedur yang berlaku.

"Kan sudah ada ketentuannya ya, lima hari paling lambat setelah keputusan MK, KPU Kota Medan itu akan membuat penetapan. Jadi masalah jadwalnya, belum bisa diprediksi ya. Tapi, secepatnyalah itu. Karena kan sudah ada keputusan awal dari MK," katanya.

"Kita berharap prosesnya bisa cepat sesuai mekanisme. Supaya wali kota terpilih bisa cepat bekerja karena masa kerjanya juga tidak lama," katanya.

Ikrimah berharap, masyarakat bisa menerima keputusan MK. Karena keputusan tersebut merupakan keputusan independen yang harus dihormati.

"Kita sama-sama bekerja untuk Kota Medan. Kita lupakanlah memori bahwa kemarin sudah ada pilkada, dan pilkada itu adalah ajang ide. Sekarang kita bahu membahu mewujudkan ide-ide tersebut," ujarnya. (yui/Tribun-Medan.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved