Breaking News:

Imlek, Jumlah Penumpang Naik tak Signifikan Namun Okupansi Hotel Mencapai 90 Persen

Protokol kesehatan di hotel yang dijalankan dengan ketat membuat masyarakat jadi lebih yakin untuk mengunjungi hotel.

Tribun Medan/HO
Cambridge Hotel Medan membawa tema Sa Cap Meh Buffet Dinner tahun ini untuk menyambut Imlek. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  Jumlah penumpang di Bandara Internasional Kualanamu Sumut tidak engalami kenaikan signifikan selama libur panjang akhir pekan Tahun Baru Imlek 2021. Bila dibandingkan tahun lalu, bahkan mengalami penurunan 40 persen.

"Jumlah penumpang selama libur Imlek ini normal," kata PLT Manager Branch Communication Legal Bandar Udara Internasional Kualanamu Paulina Simbolon, Senin (15/2/2021).

Dipaparkannya, jumlah penumpangnya pada 12 Februari ada 7.808 pax, pada 13 Februari 5.551 pax, dan pada 14 Februari 9.750 pax.

"Kalau dibandingkan tahun lalu jumlahnya jauh berbeda. Perbedaannya sekitar 40 persen," jelasnya. Berdasarkan tujuannya, Paulina menjelaskan, penumpang didominasi tujuan domestik.
"Secara spesifik paling banyak penumpang dari dan ke Cengkareng," katanya.

Baca juga: Akhir Libur Panjang Imlek, Wisatawan Melintas di Berastagi Meningkat 20 Persen

Ia mengatakan, penurunan jumlah penumpang ini diakibatkan pandemi Covid-19. Selama beroperasi Bandara Internasional Kualanamu juga tetap menerapkan standar pelayanan untuk mendukung keamanan seluruh petugas operasional dan pengguna jasa.

Selain itu, sebagai wujud komitmen nyata dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19), Bandara Internasional Kualanamu juga menyelenggarakan pengecekan suhu tubuh bagi pengguna jasa dijalankan di terminal keberangkatan dan kedatangan.

Selain itu juga pengecekan surat hasil rapid test dan PCR test dilakukan secara ketat. Pihak Bandara juga meningkatkan kebersihan dan disinfeksi sebelum dan sesudah digunakan serta menyesuaikan jumlah staf yang dialokasikan untuk pelaksanaan pembersihan berdasarkan kapasitas atau volume penerbangan dan penumpang.

Sementara, bersaman dengan liburan Imlek, tingkat hunian kamar hotel berbintang di Sumut mengalami peningkatan. Khusus di daerah wisata, okupansi hotel bahkan mencapai 90 persen.

"Memang ada peningkatan okupansi hotel di Sumut selama libur Imlek. Di daerah tujuan wisata mencapai 90 persen," kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut Denny S Wardhana, Senin (15/2/2021).

Di Kota Medan, okupansi hotel bintang 4 dan 5 mencapai 75 persen. Sedangkan okupansi hotel lainnya berada di kisaran 50 persen.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved