Breaking News:

Okupansi Hotel di Sumut Mengalami Peningkatan hingga 90 Persen Selama Imlek

Di Kota Medan okupansi hotel bintang 4 dan 5 mencapai 75 persen. Sedangkan okupansi hotel lainnya berada di kisaran 50 persen. 

TRIBUN MEDAN/SEPTRIMA
SEJUMLAH pengunjung mengantre dengan menjaga jarak di Cambridge Hotel Medan beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tingkat hunian kamar hotel berbintang di Sumatera Utara mengalami peningkatan saat libur Tahun Baru Imlek 2021. Khusus di daerah wisata, okupansi hotel bahkan mencapai 90 persen. 

"Memang ada peningkatan okupansi hotel di Sumut selama libur Imlek. Di daerah tujuan wisata mencapai 90 persen," kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut Denny S Wardhana, Senin (15/2/2021). 

Di Kota Medan okupansi hotel bintang 4 dan 5 mencapai 75 persen. Sedangkan okupansi hotel lainnya berada di kisaran 50 persen. 

"Tapi itu kan karena memang bertepatan dengan momen liburan. Setelah liburan, okupansi hotel kembali lagi di bawah 50 persen," katanya. 

Sempat mengalami penurunan okupansi sejak awal pandemi Covid-19, perlahan okupansi hotel mulai mengalami peningkatan. Denny mengatakan hal ini karena management hotel juga taat menjalankan protokol kesehatan. 

"Protokol kesehatan di hotel yang dijalankan dengan ketat membuat masyarakat jadi lebih yakin untuk mengunjungi hotel. Makanya memang semakin hari okupansi mengalami peningkatan," katanya. 

Selain itu Sertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety, and environmental sustainability) yang diluncurkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga membuat masyarakat semakin yakin untuk menginap di hotel. 

"Sertifikasi CHSE itu memberikan jaminan bahwa hotel menjalankan protokol kesehatan. Makanya juga memberikan keyakinan bagi masyarakat apalagi pada sertifikasi ini juga ada skornya," pungkasnya. 

Sementara di Cambridge Hotel Medan, pada momen Imlek pekan lalu okupansi hotel ini mencapai 92 persen. Jumlah ini tidak jauh berbeda dengan okupansi hotel pada Tahun Baru Imlek 2020. 

"Dibandingkan dengan tahun lalu angkanya tidak jauh berbeda bahkan hampir mendekati. Tamu kita kebanyakan merupakan tamu lokal dan didominasi oleh rombongan keluarga," kata Public Relation Executive Cambridge Hotel Medan Tinera Siburian. 

Sementara Public Relation Manager Hotel Santika Medan, Herry Wahyudi mengatakan okupansi hotel ini di atas 50 persen pada momen Imlek 2021.

"Karena memang moment Imlek dan long weekend jadi okupansi hotel cukup tinggi diatas 50 persen. Tamu kita kebanyakan lokal," pungkasnya. (sep/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved