Breaking News:

Pendaftaran SNMPTN Dibuka Seminggu, USU dan Unimed Berbagi Strategi Memilih Jurusan yang Tepat

Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) resmi dibuka hari ini, Senin (15/2/2021) hingga Rabu (24/2/2021) mendatang.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com/Chandra Simarmata
Gedung Rektor/Pusat Administrasi USU 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) resmi dibuka hari ini, Senin (15/2/2021) hingga Rabu (24/2/2021) mendatang.

Terkait hal ini, universitas negeri diantaranya Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed) juga turut membagikan strategi untuk dapat memilih jurusan yang tepat.

Hal ini diungkapkan oleh Elvi Sumanti, Kepala Humas USU ini mengungkapkan bahwa dalam pemilihan jurusan yang tepat untuk SNMPTN disarankan memilih prodi yang linier baik IPA maupun IPS.

"SNMPTN disesuaikan dengan nilai rapor tiap semester mulai dari semester 1 sampai semester 5. Kemudian kami tidak menyarankan lintas minat, kalau peserta itu berasal dari jurusan IPA, kami tidak menyarankan jurusan IPS. Tidak disarankan bukan berarti tidak boleh," ungkap Elvi.

"Kalau di mata pelajaran peminatan IPA kan sudah jelas ada matematika, fisika, biologi, kimia, Bahasa Indonesia. Nah tidak ada anak IPS belajar itu. Ketika misalnya mereka ambil kedokteran, kan dia tidak ada nilai IPA nya. Jadi matpel tiga lain dia tidak ada maka nilainya 0 dan pasti nilainya berkurang dan akan merugikan dia," lanjutnya.

Tak hanya itu, Kahumas Unimed Muhammad Surip juga turut menyebutkan bahwa setiap siswa hanya dapat memilih dua prodi, dimana satu prodi harus berasal dari PTN asal domisili. Untuk itu, Surip menyarankan kepada siswa untuk melakukan konsultasi.

"Siswa hanya boleh maksimal memilih dua program studi. Itu wajib salah satunya PTN asal provinsi. Dan pilihan program studi ini harus benar-benar cermat karena kalau seandainya sudah dipilih dan dinyatakan lulus itu kesempatan siswa untuk mengikuti jalur SBMPTN kan tertutup.

Oleh karena itu bagi siswa yang dinyatakan lulus SNMPTN maka wajib diambil. Kalau tidak malah kesempatannya tidak bisa ikut jalur SNMPTN. Oleh karena itu silahkan diskusi dengan guru BK, orang tua, kira-kira prodi apa yang diminati," tuturnya.

Selain itu, Surip juga menegaskan bahwa para siswa jangan asal untuk memilih prodi dan dapat disesuaikan dengan nilai rapor mulai semester 1 sampai 5.

"Jangan asal pilih prodi. Ingat dan pahami juga nilai prestasi siswa tersebut seperti nilai rapor sampai semester lima itu kemampuan kita bisa ambil prodi apa dan di PTN mana. Kalau seandainya tidak maksimal nilai rapornya, jangan memilih prodi yang diminati banyak siswa atau PTN yang banyak diminati, nanti tidak akan bisa bersaing," ucapnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved