Breaking News:

Polisi Tembak Kaki Buronan Kasus Pembunuhan di Medan Deli

Petugas Polres Pelabuhan Belawan bekerjasama dengan Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan berhasil tangkap buronan kasus pembunuhan.

TRIBUN MEDAN / ist
Polisi tangkap pelaku pembunuhan yang terjadi di Jalan Kawat III, Medan Deli, Senin (15/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Petugas Polres Pelabuhan Belawan bekerjasama dengan Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan berhasil tangkap buronan kasus pembunuhan.

Yasoki Giawa alias Pak Jeksen (39) yang merupakan warga Jalan Almanium Raya I Lingkungan 18 Kelurahan Tanjung Mulia, Medan Deli, disergap petugas di salah satu kawasan di Paluta (Padang Lawas Utara) pada Selasa (10/2/2021) kemarin.

Aksi pembunuhan yang dilakukan Yasoki terjadi di Jalan Kawat III Gang Turi, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, pada Senin (9/11/2020) dini hari lalu.

Tidak hanya berhasil menangkap pelaku, polisi juga amankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk menikam Zulpan Dhuru alias Pak Paldo, yang terjadi pada Senin (9/11/2020) lalu.

Baca juga: Desy Ratnasari Tampil Cantik saat Kunker, Gubernur Edy Rahmayadi: Nyesal Saya Terlambat Kenal

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan pada Senin (15/2/2021), pembunuhan yang dilakukan pelaku diduga dilatarbelakangi karena sakit hati.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP R. Dayah didampingi Kasat Reskrim AKP I Kadek H. Cahyadi, dalam keterangan pers, Senin (15/2/2021) mengatakan, pascakejadian, pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Dilakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil ditangkap tim gabungan pada 10 Februari 2021 kemarin," ujarnya.

Lanjut Kapolres, namun saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti (pisau), pelaku mencoba melawan petugas.

"Pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku. Tindakan ini terpaksa dilakukan karena pelaku telah mengancam keselamatan petugas," katanya.

Motifnya kata Kapolres, karena pelaku dendam dan sakit hati.

"Motif dendam karena sakit hati. Kejadiannya pada Senin (9/11/2020) dini hari lalu di Jalan Kawat III Gang Turi, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli," bebernya.

Terkait kejadian tersebut, pelaku disangkakan Pasal 340 Subs Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama pidana penjara 20 tahun.

(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved