Breaking News:

Baru Terima Delapan Pendonor Plasma Konvalesen, PMI Medan Surati Satgas Covid-19 dan Rumah Sakit

Adapun enam dari delapan penyintas ini masing-masing menyumbang 400 cc plasma konvalesen, sedangkan dua lainnya mendonor 200 cc. 

TRIBUN MEDAN
PASIEN sembuh COVID-19 mendonorkan plasma darahnya di Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (29/1/2021). 

Tribun-medan.com, Medan - Memasuki pekan keempat pencanangan plasma konvalesen, Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) kota Medan saat ini sudah resmi melakukan donor plasma dari penyintas Covid-19.

"Dalam tiga Minggu ini, ada delapan pendonor. Mereka dari PMI, Pertamina, Pelindo, Inalum, dan ada dari donor keluarga," ungkap Kasi Pelayanan Teknik Lab dan BDRS PMI medan, dr. Ira Lubis, Selasa (16/2/2021).

Adapun enam dari delapan penyintas ini masing-masing menyumbang 400 cc plasma konvalesen, sedangkan dua lainnya mendonor 200 cc. 

Ira mengatakan, stok dari para penyintas sudah langsung dikirim kepada rumah sakit yang sebelumnya sudah melakukan permintaan kepada PMI Medan.

"Kalau di PMI tinggal stok golongan darah O. Lainnya sudah pada keluar karena ada permintaan kemarin. Jadi yang di PMI untuk plasma konvalesen yang ada golongan darah O+, ada dua kantong ukuran 200 cc," ujarnya.

Namun begitu, ternyata untuk mendapatkan keberhasilan donor plasma konvalesen tidak mudah. Sebelumnya, PMI juga sudah turut membuat form, namun masih minim para penyintas yang mendaftar.

"Form itu sudah kita sebar dan minta tolong dari keluarga PMI untuk share ulang tapi kemajuannya tidak terlalu signifikan. Sampai di share itu paling ada 18 orang dan belum ada kemajuan lagi," tutur Ira.

Selain itu, pihak PMI juga turut melakukan screening awal kepada beberapa penyintas namun angka keberhasilan untuk pendonoran masih kecil dikarenakan beberapa faktor.

"Rata-rata gagal karena screening awal, jadi waktu pengecekan ada titer antibodi sudah nonreaktif. Ada juga yang IgN nya itu ada yang masih reaktif, artinya kan dia sudah sembuh tapi virusnya masih aktif, jadi belum bisa kita ambil juga," kata Ira.

Untuk terus mencari pendonor, Ira menuturkan, sejak seminggu lalu melakukan penyuratan kepada Satgas Covid-19 dan beberapa pihak rumah sakit untuk bekerjasama meminta data para penyintas.

"Sekarang kita lagi fokus untuk pengumpulan data penyintas Covid-19 dulu. Jadi lagi mencari jalan untuk bertanya dengan gugus tugas dan beberapa rumah sakit dan sudah kita surati. Cara ini untuk membantu PMI mengumpulkan data penyintas Covid-19," ujarnya.

Terkait hal ini, Ira berharap agar kedepannya para Penyintas Covid-19 mau bersukarela mendonorkan plasmanya demi membantu pasien Covid-19 yang saat ini berada dalam kondisi kurang baik.

"Sebenarnya plasma ini sebagai terapi alternatif karena kondisi pandemi saat ini. Ini salah satu harapan pasien yang digunakan memperbaiki kondisi pasien. Kami memohon agar setiap penyintas Covid-19 agar tergugah hatinya untuk membantu pasien yang mungkin saat ini kurang beruntung," pungkasnya.(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved