Breaking News:

Berita Foto: Faisal Walad Sulap Koran Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomi Tinggi

Kerajinan tersebut guna melestarikan sekaligus mempromosikan tujuh pakaian adat di Sumatera Utara, dijual dengan harga Rp 150.000 per pasang.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Faisal Walad menyelesaikan kerajinan miniatur boneka berpakaian adat multi etnis berbahan koran bekas di Galeri J-ART, di Jalan Umar, Medan, Selasa (16/2/2021). Kerajinan tersebut guna melestarikan sekaligus mempromosikan tujuh pakaian adat di Sumatera Utara, dijual dengan harga Rp 150.000 per pasang. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Faisal Walad menyelesaikan kerajinan miniatur boneka berpakaian adat multi etnis berbahan koran bekas di Galeri J-ART, di Jalan Umar, Medan, Selasa (16/2/2021). Kerajinan tersebut guna melestarikan sekaligus mempromosikan tujuh pakaian adat di Sumatera Utara, dijual dengan harga Rp 150.000 per pasang.

Faisal Walad menyelesaikan kerajinan miniatur boneka berpakaian adat multi etnis berbahan koran bekas di Galeri J-ART, di Jalan Umar, Medan, Selasa (16/2/2021). Kerajinan tersebut guna melestarikan sekaligus mempromosikan tujuh pakaian adat di Sumatera Utara, dijual dengan harga Rp 150.000 per pasang.
Faisal Walad menyelesaikan kerajinan miniatur boneka berpakaian adat multi etnis berbahan koran bekas di Galeri J-ART, di Jalan Umar, Medan, Selasa (16/2/2021). Kerajinan tersebut guna melestarikan sekaligus mempromosikan tujuh pakaian adat di Sumatera Utara, dijual dengan harga Rp 150.000 per pasang. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Hasil koleksi Galeri J-ART menggunakan bahan dasar 100 persen koran, berlokasi di Jalan Umar Gg Karsidi No 70 Glugur Darat 1 Medan Timur. Faisal perajin sekaligus pemilik galeri, menyulap koran bekas menjadi hasil kreasi bernilai ekonomi yang tinggi.

Faisal Walad menyusun miniatur boneka berpakaian adat multi etnis berbahan koran bekas hasil kerajinannya di Galeri J-ART, di Jalan Umar, Medan, Selasa (16/2/2021). Kerajinan tersebut guna melestarikan sekaligus mempromosikan tujuh pakaian adat di Sumatera Utara, dijual dengan harga Rp 150.000 per pasang.
Faisal Walad menyusun miniatur boneka berpakaian adat multi etnis berbahan koran bekas hasil kerajinannya di Galeri J-ART, di Jalan Umar, Medan, Selasa (16/2/2021). Kerajinan tersebut guna melestarikan sekaligus mempromosikan tujuh pakaian adat di Sumatera Utara, dijual dengan harga Rp 150.000 per pasang. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Faisal membuat miniatur tersebut berpakaian adat khususnya berasal dari Sumatera Utara, seperti Adat Melayu, Toba, Karo dan lainnya. Namun tidak menutup kemungkinan jika ada yang memesan untuk dibuatkan miniatur pakaian adat di luar Provinsi Sumatera Utara.

Faisal Walad menyelesaikan kerajinan miniatur boneka berpakaian adat multi etnis berbahan koran bekas di Galeri J-ART, di Jalan Umar, Medan, Selasa (16/2/2021). Kerajinan tersebut guna melestarikan sekaligus mempromosikan tujuh pakaian adat di Sumatera Utara, dijual dengan harga Rp 150.000 per pasang.
Faisal Walad menyelesaikan kerajinan miniatur boneka berpakaian adat multi etnis berbahan koran bekas di Galeri J-ART, di Jalan Umar, Medan, Selasa (16/2/2021). Kerajinan tersebut guna melestarikan sekaligus mempromosikan tujuh pakaian adat di Sumatera Utara, dijual dengan harga Rp 150.000 per pasang. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Faisal saat ditemui di kediamannya, menjelaskan proses pembuatannya. Mulanya koran digulung dengan dua jenis, baik yang berongga dan padat. Kemudian gulungan tersebut dibentuk menjadi sebuah rangka boneka dan kepalanya. Ia juga menjelaskan, proses pembuatannya memerlukan waktu dua hari, dalam proses pembuatan sepasang miniatur pakaian adat dari koran bekan ini dibutukan dalam waktu dua hari hingga proses pewarnaan miniatur.

Dengan kerajinan tersebut, ia menilai hal ini sebagai upaya mengurangi limbah yang merusak lingkungan juga sebagai upaya melestarikan budaya nusantara khususnya Sumatera Utara. Miniatur boneka berpakaian adat tersebut dipasarkan melalui beberapa pameran dan media sosial, dan di banderol dengan harga Rp 150.000 perpasang. (sir/tribun-medan.com)

Penulis: M Daniel Effendi Siregar
Editor: M Daniel Effendi Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved