Breaking News:

Pelaku Pencurian Ditangkap Saat Nongkrong di Kafe, Hasil Kejahatan Dipakai Berjudi

Pencurian itu terungkap setelah pekerja Wisma Rimpal Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan melihat rekaman CCTV.

TRIBUN MEDAN/HO
PELAKU pencurian tas berisi uang ditangkap petugas, Selasa (16/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Abdillah Pratama alias Otong (28), warga Jalan Pemasyarakatan Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal tak berkutik ketika diserahkan ke Mapolsek Delitua.

Penyebabnya, pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini diduga telah melakukan pencurian.

Aksi yang dilakukan Otong terjadi di Wisma Rimpal Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan. Dirinya mencuri uang setoran Rp 2,8 juta pada Minggu (14/2/2021) lalu.

Dirinya tak menyangka bahwa aksi yang dilakukannya terekam kamera CCTV.

Dirinya pun ditangkap di Cafe Roda, kawasan Kecamatan Medan Tuntungan.

Kanit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Martua Manik mengatakan, pencurian itu terungkap setelah pekerja Wisma Rimpal Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan melihat rekaman CCTV karena uang setoran Rp 2,8 juta digondol tersangka pada Minggu (14/2/2021) lalu.

"Ketika itu saksi bangun dari tidurnya sekira pukul 07.00 WIB, karyawan wisma tidak lagi melihat tas berisi uang yang diletak di dekatnya. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada korban Juliana beru Tarigan (39), warga Jalana Setia Budi Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntugan," ujarnya, Selasa (16/2/2021).

Lanjutnya, berbekal rekaman CCTV, korban dan saksi yang mengenali tersangka segera mencari dan menemukan Otong tengah santai menikmati sisa hasil kejahatannya di Kafe Roda.

Tersangka langsung diamankan dan diserahkan ke Mapolsek Delitua, menyusul korban membuat Laporan Polisi (LP).

"Setelah menerima informasi, piket opsnal mendatangi Kafe Roda, dan benar telah diamankan seorang laki-laki. 
Bersamanya turut diamankan barang bukti uang tunai sisa pencurian Rp 70 ribu sepasang sepatu yang digunakan beraksi, satu kemeja abu abu dan satu flashdisk rekaman CCTV," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Iptu Martua Manik, tersangka mengaku bahwa hasil kejahatannya dipakai berjudi.

"Tersangka mengakui perbuatannya dan uang hasil curian itu digunakannya untuk bermain judi tembak ikan. Tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 362 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun," pungkas Manik. (mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved