Breaking News:

Akhir Masa Jabatan Akhyar Nasution

Saran untuk Kepemimpinan Bobby-Aulia Mendatang, Akhyar Sebut Tak Ingin Intervensi

Akhyar juga mempersilakan kepada Bobby-Aulia untuk merealisasikan visi dan misi yang sudah direncanakan di masa kampanye.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
AKHYAR NAsution ditemui usai rapat Paripurna DPRD Medan dengan agenda Pengusulan Pemberhentian Akhyar Nasution sebagai Wali Kota Medan sisa masa jabatan 2016-2021 di Sekretariat DPRD Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menjelang akhir masa jabatannya, Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengaku tidak ingin mengintervensi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan terpilih, Bobby Nasution dan Aulia Rachman.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui usai menghadiri rapat Paripurna pengusulan pemberhentian masa jabatannya sebagai Wali Kota Medan sisa jabatan 2016-2021.

"Secara prinsipil kepemimpinan ke depan sudah punya rencana, kami tidak mau mengintervensi," ujar Akhyar kepada awak media, Selasa (6/2/2021).

Akhyar juga mempersilakan kepada Bobby-Aulia untuk merealisasikan visi dan misi yang sudah direncanakan di masa kampanye.

"Kami mempersilakan wujudkanlah visi misi yang telah disampaikan pada waktu itu. Kami persilahkan, saya tidak berhak menyampaikan pemikiran-pemikiran saya," kata dia.

Saat disinggung sebagai warga Kota Medan apakah ada aspirasi yang ingin ia sampaikan, Akhyar mengatakan dirinya tidak berhak menyampaikan pemikiran di masa kepemimpinan orang lain saat ia masih menjabat sebagai Wali Kota.

"Saya tidak punya hak lagi untuk mencampuri hal tersebut. Nantilah setelah saya jadi warga Medan, setelah saya sudah copot ini (lambang jabatan) nanti, ketika saya pakai ini tidak pada tempat nya saya menyampaikan hal-hal tersebut. Karena itu sudah menjadi tanggung jawab dan kewenangan mereka," ucapnya.

Sebelumnya, Akhyar mengucap syukur dan terima kasih kepada warga Medan di penghujung jabatannya.

Dirinya juga meminta maaf atas pekerjaan yang belum sempat ia selesaikan.

"Alhamdulillah saya bisa mengakhiri jabatan ini dengan baik. Lebih kurangnya kami mohon maaf kami menyadari manusia dhoif yang tidak sempurna, namun kami meyakini apa yang ada kemampuan sama kami," pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved