Breaking News:

Guru Ngaji di Asahan Terancam Dikebiri Setelah Rudapaksa Anak Didiknya, Modus Belajar di Kamar

Petugas Sat Reskrim Polres Asahan menangkap seorang guru ngaji yang rudapaksa muridnya. Kasus terungkap setelah korban kesakitan

TRIBUN MEDAN / HO
Tersangka kasus pencabulan anak diamankan oleh tim Polres Asahan 

TRIBUN-MEDAN.com,KISARAN-Guru Ngaji di Asahan Terancam Dikebiri Setelah Rudapaksa Anak Didiknya, Modus Belajar di Kamar

Azmi Sabri (18), guru mengaji di Kabupaten Asahan ini terancam dikenakan sanksi hukum kebiri.

Pasalnya, warga Desa Bangun Sari, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan tersebut ketahuan merudapaksa anak didiknya.

Modus yang dilakukan tersangka dengan cara berpura-pura mengajak korban mengaji di dalam kamar.

Baca juga: Hajab! Pria Ini Cabuli Mertua Usia 80 Tahun, Sudah Sempat Ditelanjangi, Dilaporkan Istri ke Polisi

“Dari pengakuan korban aksi bejat pelaku sudah berulangkali dilakukan,” kata Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ramadhani, Selasa (16/2/2021).

Dia mengatakan, berdasarkan penyelidikan di lapangan, aksi tidak senonoh ini terbongkar ketika korbannya SSK (15) mengeluhkan sakit di bagian alat vitalnya.

Karena curiga, kedua orangtua korban lantas menanyakan apa yang terjadi.

Selanjutnya, kedua orangtua korban membawa anaknya ke dokter untuk diperiksa.

Dari keterangan dokter diketahui bahwa selaput pada bagian alat vital korban sudah robek.

Baca juga: Dikasih Uang Rp1.000 Agar Mau Dicabuli, Tapi Enggak Mau, Siswi SD Usia 7 Tahun Dicekik hingga Tewas

“Mengetahui hal tersebut, ayah korban kembali bertanya pada anaknya.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved