Breaking News:

Kawasan Toba Alami Cuaca Panas, BPBD Ingatkan Antisipasi Kebakaran Hutan

Pontas mengatakan, kebakaran hutan untuk beberapa hari ini bisa terjadi dengan adanya perubahan iklim di kawasan Toba.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
CUACA panas terik di kota Balige, Sumatra Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan agar masyarakat berhati-hati akan terjadinya kebakaran hutan di kawasan Toba. Hal ini bisa dipicu oleh pembukaan lahan baru dengan melakukan pembakaran lahan.

Kepala Dinas BPBD Kabupaten Toba, Pontas Batubara menuturkan, pihaknya juga telah disurati Bupati Toba terkait adanya gerakan tanah pada bulan Januari melalui laporan dari Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral. 

Pontas mengatakan, kebakaran hutan untuk beberapa hari ini bisa terjadi dengan adanya perubahan iklim di kawasan Toba.

Kawasan Toba mengalami cuaca panas ditandai dengan panas terik matahari sejak pagi hingga sore hari.

Hal inilah yang diawaskan pihak BPBD agar hutan di kawasan Toba jangan tersulut api.

Kebakaran hutan ini juga berhubungan dengan adanya perubahan iklim yang telah disampaikan oleh BNPB bahwa ada potensi gerakan tanah yang dilaporkan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral melalaui portal resminya.

"Maka, perkiraan daerah yang rawan bencana sudah ditetapkan dan dilaporkan oleh BMKG di Kabupaten dan Kota,” ujar Kadis BPBD Kabupaten Toba, Pontas Batubara saat ditemui di kawasan kantor BPBD pada Rabu (17/2/2021).

Dari informasi yang beredar, Selasa (16/2/2021) malam hingga Rabu (17/2021) dinihari, ada kebakaran di atas bukit Tiara Bunga.

Tim BPBD Kabupaten Toba segera meninjau lokasi dan mendapati tidak ada titik api. 

“Terkait dengan kebakaran hutan yang terjadi kemarin itu bukan di wilayah Toba, tapi kita antisipasi dengan pandangan dari tempat yang tertinggi, kita kemarin naik ke Meat dan ke Tiara Bunga. Itu tampak di kejauhan kemungkinan kebakarannya di hutan di Samosir,” sambung Pontas Batubara.

Dengan adanya kemungkinan kebakaran hutan pada saat cuaca panas ini, dirinya meminta agar masyarakat memperhatikan dengan baik pembukaan lahan baru dengan tidak membakar lahan. Hal lainnya adalah pada saat melintas, hendaknya jangan membuang puntung rokok yang masih menyala.

"Pasalnya, sepanjang jalan di Toba ditumbuhi oleh pohon pinus, yang relatif mudah terbakar," katanya.(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved