Breaking News:

Pemkab Deliserdang Tidak Akan Libatkan Masyarakat yang Bakal Digusur di Bekas Stasiun Kereta Delitua

Masyarakat yang tinggal di areal bekas stasiun kereta api Delitua bakal digusur dalam waktu dekat oleh Pemkab Deliserdang

TRIBUN MEDAN/INDRA
WARGA bermohon kepada Ketua Komisi IV DPRD Deliserdang, dr Thomas Sembiring agar aspirasinya bisa dibantu usai digelarnya rapat, Rabu (10/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com,PAKAM-Pemkab Deliserdang berencana melakukan pertemuan dengan PT Kereta Api Divre I Sumut untuk membicarakan kelanjutan penataan ulang bekas stasiun kereta di Kecamatan Delitua.

Namun, pada pertemuan lanjutan ini, pemerintah tidak akan melibatkan masyarakat.

Rencananya, pertemuan akan dilangsungkan di kantor Bupati Deliserdang pada hari ini, Rabu (16/2/2021).

Baca juga: Grosir Depan Stasiun Kereta Api Terbakar, Terdengar Suara Ledakan dan Petasan Beberapa Kali

“Hanya antara Pemkab (Deliserdang) dan kereta api saja yang membahasnya," kata Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Deliserdang, David Efrata Tarigan, Selasa (16/2/2021).

Dia mengatakan, pihaknya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut apa-apa saja yang akan dibahas pada pertemuan itu.

Namun, kata Efrata, ada kemungkinan MoU antara Pemkab Deliserdang dan PT KAI Divre I Sumut berubah atau direvisi.  

Baca juga: Detik-detik Kereta Api Tabrak Sepeda Pria Paruh Baya, Masinis Panik Korban Nyaris Tergilas

"Bisa saja ditambahi atau dikurangi (MoU). Hal yang biasa itu.

Kita lihat besok lah bagaimana. Hari ini sudah kita siapkan undangan untuk pertemuan," kata David.

Disinggung lebih lanjut kenapa warga tidak ada yang dilibatkan, David tidak menjawab.

Dia mengatakan bahwa pertemuan ini sifatnya internal antara Pemkab Deliserdang dan PT KAI saja.

Baca juga: Tindak Lanjuti Program Padat Karya, Menhub Tinjau Stasiun KAI Lubuk Pakam

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved