Breaking News:

Selama Enam Bulan Tersangka Telah Menjual 4 Bayi, Polisi Buru Identitas Orangtua

Polisi mengejar orang tua yang menjual bayinya kepada tersangka A di Kawasan Asia Mega Mas. Tersangka telah dijerat UU Perdagangan Bayi.

Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi tengah mendalami sindikat penjualan bayi di Kawasan Asia Mega Mas.

Polda Sumut mendapatkan informasi bahwa sindikat perdagangan ini telah berlangsung selama kurun waktu enam bulan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi mengungkapkan tersangka yang merupakan seorang perempuan berinisial A (42) warga Medan Tembung berperan sebagai penampung bayi yang bakal dijual.

Dari keterangan tersangka, polisi mendapatkan identitas-identitas orang tua yang menjual bayinya.

"Pengakuan sementara dari hasil pemeriksaan bahwa yang bersangkutan ini sebagai penampung bukan sebagai orang tuanya. Jadi saat ini tim kita masih terus menyelidiki siapa orangtua dari anak ini,"katanya, Rabu (17/2/2021).

Hadi mengungkapkan selama beroperasi tersangka telah berhasil menjual empat bayi.

Baca juga: Sosok Kapolsek Kompol Yuni yang Diamankan Bersama 11 Anggota setelah Pesta Narkoba, Urine Positif

Baca juga: DULU Disering Tangkap Bandit Narkoba, Kini Ibu Polwan Ini Ditangkap Pakai Sabusabu Bareng 11 Anggota

"Seperti pengakuan dari awal bahwa praktik yang sudah dia lakukan ini sudah berjalan kurang lebih sekitar 6 bulan,"katanya.

Hadi menyebutkan kondisi terkini bayi yang diselematkan sangat memprihatikan, karena masih membutuhkan ASI.

"Kondisinya sangat miris sekali, bayi kurang lebih berumur 14 hari dan harus membutuhkan ASI. Saat ini sudah kita tangan di RS Bhayangkara," tuturnya.

Kombes Hadi mengungkapkan tersangka membeli bayi yang diterima dari orang tuanya itu dengan harga Rp 5 juta.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Tommy Simatupang
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved